Desa Mandiri, Bupati Dadang Supriatna: Terus Melakukan Inovasi Percepatan Pembangunan di Kabupaten Bandung
Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan paham digitalisasi, kedua big data, ketiga riset and development, keempat institusi yang kuat, kelima mengelola keuangan (anggaran) dengan baik.
"Berdasarkan data jumlah penduduk Indonesia 267 juta jiwa, ternyata tercatat 236 juta jiwa sudah memiliki handphone/android. Selanjutnya, tugas dan peran orang tua mengawasi anak-anaknya, jangan sampai terjebak ke hal yang tidak baik," tuturnya.
Menurutnya, mendidik anak bukan hanya tugas para guru di sekolah, tetapi peran orang tua harus lebih dominan dalam mendidik anak-anaknya. Ia berharap kepada para orang tua untuk mengarahkan anak-anaknya melaksanakan magrib mengaji, untuk membatasi anak-anak megang atau bermain dengan handphone.
"Jadi tidak cukup support dan dukungan dari pemerintah saja, sehingga harus ada dukungan para orang tua dalam mendidik anak-anaknya," ungkapnya.
Kang DS mendoakan para siswa TK, SD dan SMP sekarang ini, dalam 20 tahun mendatang jadi pemimpin bangsa dan negara yang berkarakter dan berakhlakul karimah.
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini menyatakan komitmenya untuk membantu proses sertifikasi masjid dan madrasah secara gratis, termasuk pajaknya dibebaskan karena tempat sarana ibadah umat Islam.
"Ini catatan saya. Kalau sudah jadi masjid, madrasah, sekolah, jangan sampai ada yang menggugat. Makanya harus ada sertifikat, bisa dengan cara memanfaatkan program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap)," harapnya.
Bupati Bedas ini pun turut mensupport pemerintah desa untuk mempercepat proses sertifikasi kepemilikan lahan di desa tersebut, untuk segera didaftarkan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!