Dedi Mulyadi soal Anak Nakal Dididik di Barak Militer, Bukan Dilatih Perang
"Mereka tidak kehilangan haknya sebagai pelajar. Pendidikan formal tetap berjalan seiring dengan pendidikan karakter di barak," tambahnya.
Persetujuan orangtua menjadi syarat utama
Program ini hanya dapat diikuti oleh remaja yang mendapatkan persetujuan dari orang tua atau wali.
Menurut Dedi, ini adalah bentuk kesadaran keluarga untuk bersama-sama mendidik anak dengan pendekatan yang lebih tegas namun penuh kasih.
"Bagaimanapun mereka masih di bawah perwalian orang tua. Artinya, orangtua harus memiliki kesadaran untuk menyerahkan mereka melewati pendidikan berbasis disiplin ini," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk menjauhkan anak-anak dari pengaruh buruk seperti rokok, narkoba, gawai yang disalahgunakan untuk akses game online, judi daring, hingga konten negatif seperti video pornografi.
Upaya menyelamatkan masa depan generasi Jawa Barat
Dalam pesannya, Dedi Mulyadi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program ini demi menyelamatkan generasi masa depan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!