Dari Venezuela ke Arktik: Ambisi Greenland Trump Picu Alarm Geopolitik Global
“Jika Rusia mengirim rudal ke arah AS, rute terpendek untuk senjata nuklir adalah melalui Kutub Utara dan Greenland,” kata Marc Jacobsen, profesor madya di Royal Danish Defence College.
Menurutnya, itulah alasan utama mengapa keberadaan pangkalan tersebut sangat vital bagi keamanan Amerika Serikat.
Meski Trump menegaskan bahwa ambisinya bukan didorong oleh kepentingan ekonomi, sejumlah pengamat menilai faktor sumber daya alam sulit dipisahkan dari isu Greenland. Mencairnya es akibat pemanasan global membuka peluang eksplorasi mineral tanah jarang, uranium, dan besi yang bernilai strategis di tengah persaingan global. Ian Lesser, peneliti senior di German Marshall Fund of the United States, menilai ketertarikan Trump sejalan dengan pandangan ekonominya.
“Presiden sangat menaruh perhatian pada sumber daya, baik mineral, energi, maupun peluang komersial,” ujar Lesser.
Ia menambahkan bahwa meski eksploitasi sumber daya di Greenland tidak mudah dan mahal, isu ini tetap memicu kekhawatiran banyak pihak.
Pernyataan Trump tersebut langsung menuai penolakan keras dari Greenland dan Denmark. Perdana Menteri Greenland, Jens Frederik Nielsen, menyebut gagasan penguasaan AS sebagai sesuatu yang tidak realistis.
“Cukup sudah. Ini adalah fantasi,” tegasnya.
Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki hak untuk mencaplok wilayah Kerajaan Denmark, terlebih Denmark merupakan sekutu lama AS dalam NATO.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!