Dari Santri Jombang ke Presiden RI: Kisah Gus Dur yang Kini Resmi Jadi Pahlawan Nasional
Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Nama Gus Dur mulai dibicarakan untuk diusulkan menerima gelar pahlawan nasional sejak 2011. Namun pada tahun tersebut, namanya tidak masuk dalam usulan yang disampaikan Kementerian Sosial (Kemensos).
Ketua Dewan Gelar Tanda Jasa, Tanda Gelar, dan Tanda Kehormatan, yang juga menjabat Menko Polhukam saat itu, Djoko Suyanto mengatakan bahwa Gus Dur tidak masuk sebagai pahlawan nasional karena tidak ada yang mengusulkan.
"Kalau namanya masuk di Kementerian Sosial kan sudah dibahas di situ," kata Djoko, Selasa (8/11/2011).
Singkat cerita, nama Gus Dur akhirnya diusulkan pada era Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. Gus Dur jadi satu dari 40 nama yang diusulkan ke Presiden Prabowo.
Pada Senin (10/11/2025) atau bertepatan dengan Hari Pahlawan, Gus Dur ditetapkan sebagai satu dari 10 nama yang menerima gelar pahlawan nasional.
"KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah tokoh bangsa yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme di Indonesia," ujar pembawa acara saat Prabowo menyerahkan gelar pahlawan nasional kepada ahli waris Gus Dur.
Prabowo menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur yang diserahkan kepada istrinya, Sinta Nur Wahid.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!