DARI PONPES KE PONPES | Mama Kiai Muhammad Faqih Sang Pendiri Pesantren Baitul Arqom Lembur Awi
Maka tak heran, dari semula hanya berdiri Pesantren Baitul Arqom, lambat laun banyak bermunculan pesantren lainnya disekitar pesantren itu, hingga Lembur Awi bisa dikatakan sekarang ini lemburnya para santri.
Metode pengajian
Metode pengajian kitab yang diterapkan oleh Mama K.H. Muhammad Faqih di Pesantren Lembur Awi, tidak beda dengan pesantren-pesantren salafiyyah lainnya di Jawa Barat, yaitu menggunakan metode pengajaran bandungan dan sorogan, dengan berbagai disiplin ilmu terutama ilmu nahwu, shorof, balaghoh, mantiq, fiqh, tafsir, hadits, kalam dan lainnya.
Dan, hal yang masih dipertahankan hingga kini di samping pengajian khusus untuk para santri, diadakan juga pengajian majlis ta’lim untuk masyarakat, seperti untuk ibu – ibu dan bapak – bapak yang mana pengajian ibu – ibu dilaksanakan pada Minggu pagi, sedangkan pengajian bapak – bapak diadakan pada Sabtu siangnya.
Pada tahun 1964. Mama KH. Muhammad Faqih berpulang ke Rahmatulloh. Pelanjut tongkat estafet kepemimpinan Pesantren Lembur Awi pun dipegang oleh Mama K.H. Ubaidillah, sebagai menantunya.
Kini Pesantren Lembur Awi, telah banyak dikenal namanya dengan sebutan Pesantren Baitul Arqom Al-islami, santrinya terus bertambah dari tahun ke tahun. Begitu pun bangunan pesantrennya, tinggi kokoh bagaikan benteng kuat yang siap menjadi basis kekuatan umat. Dari pesantren bersejarah inilah, akan terus terlahir generasi-generasi penerus Mama Kiai Faqih berikutnya. Alhamdulillah.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!