Cuan Langsung di Muka, Deposito Baru Bank Bandung Tawarkan 6 Persen
Kehadiran Deposito Cuan di Depan tidak hanya diarahkan untuk memberikan alternatif produk simpanan bagi masyarakat. Bank Bandung juga menempatkan penghimpunan dana tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat fungsi intermediasi perbankan melalui penyaluran kredit.
Dana masyarakat yang dihimpun melalui produk deposito diharapkan dapat mendukung kemampuan Bank Bandung dalam menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat. Dengan demikian, produk simpanan dan penyaluran kredit menjadi bagian dari satu strategi pengembangan bisnis Bank Bandung.
Untuk tahap awal, Bank Bandung akan memfokuskan penyaluran kredit pada kredit konsumsi berbasis payroll. Salah satu persyaratan yang digunakan adalah slip gaji sebagai dasar dalam proses pengajuan kredit.
“Untuk sementara ini, kredit yang kami akan salurkan adalah kredit konsumsi berbasis payroll, slip gaji,” ungkap Farhan.
Kredit konsumsi tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan. Skema pembiayaan berbasis payroll memungkinkan calon nasabah mengajukan kredit dengan mempertimbangkan penghasilan yang diterima secara rutin.
Farhan menjelaskan, penggunaan kredit tersebut dapat diarahkan untuk berbagai kebutuhan konsumsi masyarakat, termasuk kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
“Kredit konsumsi ini kebutuhan konsumsi, mau kebutuhan alat rumah tangga, kebutuhan segala macam yang menyangkut masalah kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa Bank Bandung tidak hanya ingin berperan sebagai lembaga penghimpun dana, tetapi juga sebagai institusi yang menyalurkan kembali dana tersebut dalam bentuk pembiayaan kepada masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!