Check-in PeduliLindungi Kini Bisa dari Shopee, Cek Caranya
VISI.NEWS | BANDUNG - Shopee menjadi salah satu mitra Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menghadirkan akses aplikasi PeduliLindungi dalam aplikasi Shopee. Fitur ini memungkinkan pengguna Shopee yang memiliki NIK untuk melakukan scan QR Code pada waktu check-in dan check-out di lokasi publik langsung dalam aplikasi, tanpa harus mengunduh aplikasi lain. Dapat digunakan sejak 2 Oktober 2021, fitur ini berada di laman depan aplikasi Shopee untuk memberikan pengguna akses yang cepat dan mudah.
Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Selasa (5/10/2021), menjelaskan, integrasi ini untuk menjawab permasalahan masyarakat yang enggan atau terkendala menginstal PeduliLindungi pada ponselnya. "Ini menjawab kalau ada orang yang punya handphone terus enggak mau instal PeduliLindungi, nah bisa menggunakan ini. Aplikasi PeduliLindungi memiliki peran penting terhadap pengendalian kasus Covid-19 seperti hasil tes, tracing, hingga pelayanan medis jarak jauh dan layanan obat gratis. Sehingga, masyarakat perlu mendapatkan kemudahan dalam mengakses aplikasi ini. Dengan bekerja sama kepada mitra dari aplikasi yang sering digunakan, diharapkan masyarakat tidak mengalami kesulitan lagi dalam mengakses PeduliLindungi tanpa perlu mengunduh aplikasi asli,” jelasnya.
Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja, menjelaskan upaya Shopee sebagai mitra strategis pemerintah. “Sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukIndonesia, Shopee percaya bahwa kerja sama dan sinergi perlu dilakukan untuk bisa memperluas dampak positif dari berbagai inisiatif yang ada. Shopee senang dapat menjadi salah satu mitra Pemerintah Indonesia dengan menawarkan kemudahan akses aplikasi PeduliLindungi melalui platform kami, yang kini digunakan di 514 Kota dan Kabupaten se-Indonesia. Kami berharap kerja sama ini dapat mempermudah akses masyarakat pada aplikasi yang sangat krusial ini, terutama dalam upaya pelacakan digital guna menghentikan penyebaran virus Covid-19,” jelas Handhika.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!