Challenge Al Quran Berhadiah Miras: 2 Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain
Momen saat pengunjung konser yang diselenggarakan The Sounds Project sedang menjalani tantangan hafalan Al-Quran dengan imbalan minuman keras di salah satu booth dalam festival musik tersebut./visi.news/Tangkapan layar Instagram.
Manajemen menyebut membutuhkan waktu untuk menyampaikan sikap resmi karena harus memastikan kebenaran kejadian tersebut.
"Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan," tulis manajemen.
Setelah video tersebut viral, pihak The Sounds Project mengaku telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta persoalan tersebut diselesaikan hingga tuntas.
"Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas," tulis manajemen.
Manajemen juga menyatakan melakukan pengawasan untuk memastikan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam insiden tersebut dapat diidentifikasi dan dimintai pertanggungjawaban.
"Kami melakukan pengawasan ketat agar pihak sponsor segera mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung pada insiden tersebut untuk dapat dipertanggungjawabkan secara penuh," tulis manajemen.
Newport Minta Maaf
Pihak Newport, yang booth-nya menjadi lokasi kejadian, turut memberikan tanggapan. Direktur Newport Handoko Sasongko menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut.
“Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi. Newport sangat menyesalkan bahwa situasi tersebut tidak ditangani sebagaimana mestinya pada saat kejadian,” tulis Handoko dalam siaran pers, Selasa (11/8/2026).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!