Carlos Alcaraz Bantah Klaim Siap Juara US Open 2026
Ben Shelton./visi.news/.rolex.com.
VISI.NEWS - Carlos Alcaraz membantah klaim yang beredar menjelang pertandingan perempat final US Open 2026 melawan Ben Shelton. Petenis asal Spanyol itu disebut merasa sudah mampu memenangkan turnamen Grand Slam tersebut.
Mengutip dari laman media perjuangan, Rabu (9/9/2026), Alcaraz menegaskan klaim tersebut tidak sesuai dengan pernyataannya.
“Saya tidak mengatakan itu 🤨,” tulis Alcaraz menanggapi klaim tersebut.
Petenis berusia 23 tahun itu sebelumnya baru kembali bertanding setelah absen hampir lima bulan akibat cedera pergelangan tangan kanan. Meski demikian, Alcaraz mampu memenangkan empat pertandingan di US Open 2026 dengan hanya kehilangan satu set.
Pada babak 16 besar, Alcaraz mengalahkan Tommy Paul dengan skor 6-4, 6-3, 6-4. Hasil tersebut memperpanjang catatan kemenangannya di US Open menjadi 28-3 serta membuatnya mencatat 18 kemenangan beruntun di ajang Grand Slam.
Namun, Alcaraz mengatakan ekspektasinya terhadap turnamen tidak berubah sejak awal.
“Saya masih memiliki ekspektasi yang sama, pola pikir yang sama, mengetahui bahwa setiap kali saya melangkah ke lapangan adalah anugerah dan saat untuk dinikmati, dan saya tetap berpegang pada ide bahwa saya tidak tahu sampai sejauh mana saya akan melaju,” ujar Alcaraz.
Alcaraz datang ke US Open tanpa menjalani pertandingan tunggal resmi sejak April akibat cedera. Kondisi tersebut membuatnya absen sekitar empat setengah bulan, termasuk melewatkan sejumlah turnamen pendahulu di Amerika Utara.
Meski berhasil melaju ke perempat final, Alcaraz menilai masih ada sejumlah aspek permainannya yang perlu diperbaiki.
“Banyak hal yang bisa saya perbaiki. Saya ingin merasa lebih nyaman di beberapa momen, tapi secara keseluruhan saya sangat senang dengan bagaimana semuanya berjalan,” kata Alcaraz.
Ia memberikan nilai B terhadap penampilannya di US Open 2026 sejauh ini.
Hadapi Ben Shelton
Di perempat final, Alcaraz akan menghadapi petenis tuan rumah Ben Shelton. Shelton melaju ke delapan besar setelah menyingkirkan Stefanos Tsitsipas dalam tiga set.
Alcaraz mengakui Shelton merupakan lawan tangguh, terlebih petenis Amerika Serikat tersebut akan mendapatkan dukungan penonton di Arthur Ashe Stadium.
“Shelton adalah pemain yang sangat kuat. Dia memanfaatkan dukungan penonton, terutama saat bermain di kandangnya,” ujar Alcaraz.
Shelton juga menilai dirinya mengalami perkembangan dibandingkan pertemuan terakhir melawan Alcaraz di Roland Garros 2025.
Menurut Shelton, peningkatan terjadi pada servis, pengembalian, permainan dari baseline, hingga mobilitasnya.
“Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang hebat. Saya bersemangat untuk pertarungan ini. Saya belum pernah bermain melawannya di New York dan saya jelas ingin berada di posisi ini,” kata Shelton.
“Saya pikir saya bermain bagus di Paris, tapi saya rasa servis saya lebih baik, pengembalian lebih baik, dan kualitas serta pergerakan dari baseline telah meningkat,” tambah Shelton.
Pertandingan Alcaraz kontra Shelton dijadwalkan berlangsung pada sesi malam Selasa waktu setempat di Arthur Ashe Stadium.
Pemenang pertandingan tersebut akan menghadapi pemenang laga antara Frances Tiafoe dan Alex Michelsen pada babak semifinal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!