Canva Gandeng Capitec, Buka Akses Langganan di Afrika Selatan

ED
PN
Jumat, 4 September 2026 | 06:04 WIB
Bagikan
Canva Gandeng Capitec, Buka Akses Langganan di Afrika Selatan

Keterangan foto: Potensi pasar e-commerce Afrika Selatan diproyeksikan mencapai 23 miliar dolar AS, meski sebagian besar konsumennya masih belum memiliki kartu kredit. /visi.news/ist

EBANX saat ini mengembangkan peran sebagai penyedia infrastruktur pembayaran alternatif untuk perdagangan digital lintas negara. Salah satu fokusnya adalah mendukung metode pembayaran alternatif atau alternative payment methods (APM) yang dapat digunakan secara berulang untuk layanan berlangganan.

Selain Afrika Selatan, EBANX disebut telah mendukung metode pembayaran alternatif berulang di 12 pasar negara berkembang. Infrastruktur tersebut memungkinkan merchant global menjangkau lebih dari 1 miliar konsumen, termasuk masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap kartu kredit maupun kartu debit.

Sementara itu, Group Executive of Marketing and Client Experience Capitec, Francois Viviers, mengatakan pengembangan layanan pembayaran berulang melalui Capitec Pay sejalan dengan upaya perusahaan menghadirkan layanan yang sederhana, terjangkau, dan inovatif bagi nasabah.

"Filosofi Capitec adalah memastikan klien kami mendapatkan layanan yang sederhana, terjangkau, dan inovatif. Pembayaran berulang melalui Capitec Pay hanyalah salah satu dari banyak cara kami menghadirkan kesederhanaan tersebut," ujar Francois Viviers.

Menurutnya, kerja sama dengan Canva juga memperluas pengalaman pembayaran yang telah dipercaya nasabah Capitec sekaligus membuka akses terhadap merchant internasional.

"Melalui kemitraan dengan Canva, kami memperluas pengalaman pembayaran tepercaya tersebut dan memberikan akses kepada klien terhadap merchant internasional dengan cara yang mudah diakses," katanya.

Langkah Canva, Capitec, dan EBANX berlangsung di tengah pertumbuhan ekonomi digital Afrika Selatan. Berdasarkan data Payments and Commerce Market Intelligence (PCMI) yang dianalisis EBANX, penetrasi perdagangan digital di Afrika Selatan telah mencapai sekitar 74 persen dari populasi dewasa.

Pasar tersebut juga diproyeksikan tumbuh sekitar 20 persen setiap tahun hingga 2028. Dengan pertumbuhan tersebut, nilai pasar e-commerce Afrika Selatan diperkirakan mencapai sekitar 23 miliar dolar AS pada 2028.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.