Bupati Sukabumi: Desa Wisata Bukan Tentang Destinasi Namun Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Sukabumi, Asep Japar dalam event wisata Karangpara, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Rabu (13/5/2026)./visi.news/ist.
Ia menilai keindahan Karangpara perlu didukung dengan pengembangan potensi lain, seperti sektor UMKM dan berbagai potensi pendukung lainnya agar kawasan tersebut semakin berkembang dan memiliki daya tarik yang lebih besar bagi wisatawan. "Karangpara ini indah sekali. Tinggal kembangkan potensi lainnya agar semakin luar biasa. Baik UMKM ataupun yang lainnya," bebernya.
Adapun 31 desa/kampung wisata yang dikukuhkan tersebut yakni Cisande, Hanjeli, Purwasedar, Cimaja, Gedepangrango, Purwasari, Ciwaru, Megalodon, Gunung Wayang, Girijaya, Buniayu, Bale Sawala, Kusukataniku, Karangpara, Sanggrawayang, Tikukur, Cibitung, Ciburial, Leuwi Ereng, Buniwangi, Cigangsa, Bojonggaling, Langensari, Puncak Kasep, Kalibunder, Sukamanah, Bojonggenteng Berseri, Sindangraja, Cihaur, Cipamatutan Maslahat, dan Nanggerang.
Masing-masing desa/kampung wisata tersebut memiliki kekhasan dan potensi unggulan tersendiri. Ada yang mengusung konsep eduwisata, wisata budaya, hingga wisata alam dengan daya tarik pegunungan maupun pantai yang menjadi andalan untuk menarik wisatawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar mengatakan, 31 desa/kampung wisata yang dikukuhkan kali ini merupakan hasil kurasi. Jumlah itu terdiri dari desa wisata rintisan, berkembang, dan maju.
"Setelah pengukuhan ini,semoga semakin banyak desa wisata dan banyak pula wisatawan yang berkunjung ke Sukabumi. Tentu saja ibu dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!