Bupati Dadang Supriatna Ajak Kader PKK Mengurangi Angka Stunting dan Zero Kemiskinan Ekstrem
"Kita ada program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, tidak cukup dengan sumber daya manusia saja. Tapi bagaimana perekonomian kita atau warga masyarakat bisa lebih meningkat," tutur orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.
Melalui HKG PKK itu, Kang DS berharap dan menghimbau dan juga meminta kepada seluruh kader PKK se-Kabupaten Bandung untuk bisa memaksimalkan program pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.
"Saya minta ke BPR Kertaraharja dan BJB Soreang untuk bergerak ke lapangan dengan kader PKK supaya masyarakat Kabupaten Bandung sejahtera," harapnya.
Dengan cara apa? Ia berharap untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada di Kabupaten Bandung.
"Tapi ingat dalam menghadapi Indonesia Emas 2045 ada lima hal yang harus dipersiapkan. Pertama meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi. Kedua, big data. Ketiga, riset and development, keempat institusi yang kuat, dan kelima mengelola keuangan (anggaran) dengan baik," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Kang DS juga turut memberikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bandung yang sudah membuat buku "Senang Merapihkan Rumah Bersama Keluarga".
"Buku ini penting. Karena membentuk karakter anak tidak ujug-ujug setelah dewasa. Peran ibu sangat luar biasa, peran ibu mengurus anak, keluarga dan suami dan sebagainya," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Bandung memberikan insentif kepada para kader PKK secara bertahap. Setiap desa baru 20 kader PKK yang mendapatkan insentif.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!