Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Bupati Dadang: Jaleuleu Bedas Akan Jadi Jawaban Atas Krisis Sampah dan Emisi Karbon

Desi Rossilawati
Kamis, 20 Maret 2025 | 07:44 WIB
Bagikan
Bupati Dadang: Jaleuleu Bedas Akan Jadi Jawaban Atas Krisis Sampah dan Emisi Karbon

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung saat ini memiliki teknologi terbarukan dan modern dalam pengelolaan sampah. Sebut saja namanya 'Jaleuleu Bedas', inovasi ini dilahirkan dari Bandung Bedas Green Techno.

"Hari ini, secara resmi diperkenalkan Jaleuleu Bedas, teknologi mutakhir dalam pengolahan sampah tanpa emisi dan pencemaran udara. Inovasi ini lahir dari Bandung Bedas Green Techno, sebuah perkumpulan yang digerakkan oleh pemuda-pemuda kreatif Kabupaten Bandung," tutur Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam rilisnya yang dibagikan melalui media sosial WhatsApp, Rabu (19/3/2025).

Berbeda dari metode konvensional, kata Bupati Bandung, Jaleuleu Bedas tidak hanya menghilangkan sampah tanpa residu, tetapi juga menghasilkan oksigen hingga 20,9 persen setara dengan udara pegunungan.

"Dikembangkan selama tiga tahun, mesin ini menggunakan suhu ultra-tinggi 1.200-1.500°C, mampu mengolah semua jenis sampah, termasuk plastik dan limbah medis, tanpa polutan berbahaya," jelas Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Saat ini, kata Kang DS, proses hak paten sedang berlangsung. Setelah resmi, teknologi revolusioner ini akan dipersembahkan kepada Presiden sebagai solusi pengelolaan sampah nasional.

"Insya Allah, Jaleuleu Bedas akan menjadi jawaban atas krisis sampah dan emisi karbon, bukan hanya di Kabupaten Bandung, tapi juga di seluruh Indonesia dan Dunia!" tuturnya. @kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.