BP2MI Sosialisasi Perlindungan Pekerja Migran di Desa Gunungleutik Ciparay

ED
Selasa, 21 Maret 2023 | 15:30 WIB
Bagikan
BP2MI Sosialisasi Perlindungan Pekerja Migran di Desa Gunungleutik Ciparay

VISI.NEWS | CIPARAY - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyelenggarakan sosialisasi penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia di GOR Desa Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Selasa (21/3/2023).

Sebagai narasumber mewakili Kepala BP2MI Benny Rhamdani, Kepala Biro Hukum dan Humas Hadi Wahyuningrum, S.H., M.M., Direktur Penempatan Kawasan Amerika Dan Pasifik Mocharom Ashadi, S.Ag., Kepala BP3MI Jawa Barat Kombes Pol Mulia Nugraha, Ketua Yayasan Cahaya Global Leonita Kusumaningrum, S.Pd.K., dll.

Tujuan acara sosialisasi tersebut, kata Kepala Biro Hukum dan Humas Hadi Wahyuningrum, S.H., M.M., dalam rangka memberikan pembekalan masyarakat yang memiliki minat bekerja di luar negeri terutama tentang tata cara dan mekanisme pelindungan Pekerja Migran oleh BP2MI.

Ia memaparkan peluang bekerja ke Jerman dan Jepang dalam program Goverment to Goverment (G to G) bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) perawat.

"Kabupaten Bandung salah satu provinsi kantong penempatan PMI. Banyak peluang kerja ke luar negeri yang bisa dimanfaatkan, berangkatlah secara prosedural. Menjadi PMI adalah salah satu solusi mengatasi pengangguran. Sepanjang tahun 2022 tercatat penempatan PMI sebanyak 200.761 orang, sedangkan tahun 2023 ini ditargetkan penempatan sebanyak 279.700 orang," jelas Wahyuningrum.

Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk menjadi seorang PMI dibutuhkan kesiapan mental dalam diri sebelum bekerja ke luar negeri serta berangkat secara prosedural atau legal agar berada dalam radar perlindungan negara.

Sementara Direktur Penempatan Kawasan Amerika Dan Pasifik Mocharom Ashadi, S.Ag., mengungkapkan bahwa pemerintah sekarang ini sangat menghargai PMI sebagai pahlawan devisa. Oleh karenanya keberangkatan PMI yang dilakukan secara formal ke luar negeri sekarang ini sudah terbiasa diantarkan oleh para menteri atau pejabat.

"Bahkan, akhir tahun lalu Presiden Joko Widodo pernah melepas keberangkatan para pekerja migran ini karena presiden sangat memahami arti penting para pekerja migran bagi negara," ungkap Mucharom.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.