BMKG Terus Pantau Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
BMKG mengidentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik yang melingkupi wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu./visi.news/bmkg.go.id.
Bandara yang terdampak penutupan sementara tersebut meliputi:
-
Bandar Udara Soekarno-Hatta;
-
Bandar Udara Halim Perdanakusuma;
-
Bandar Udara Radin Inten II; dan
-
Bandar Udara Budiarto.
Penutupan dilakukan pada waktu yang berbeda. Kondisi operasional penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan informasi keselamatan penerbangan.
Langkah penutupan sementara bandar udara tersebut merupakan hasil kolaborasi dan keputusan bersama para pemangku kepentingan penerbangan nasional.
Keputusan tersebut dilakukan oleh Otoritas Bandar Udara melalui koordinasi dengan BMKG, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), serta pengelola bandar udara yang mencakup Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU), InJourney, otoritas setempat, dan TNI.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!