Blockchain Ciptakan Multiplier Effect hingga Belajar dari Kebijakan Kripto Presiden AS Joe Biden

ED
Minggu, 13 Maret 2022 | 06:54 WIB
Bagikan
Blockchain Ciptakan Multiplier Effect hingga Belajar dari Kebijakan Kripto Presiden AS Joe Biden

Belajar dari Perintah Eksekutif Joe Biden : Langkah Besar ke Arah yang Benar

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden akhirnya mengeluarkan perintah eksekutif tentang aset kripto yang telah lama ditunggu-tunggu. Seketika surat perintah eksekutif itu dirilis, market aset kripto bersuka cita dan masuk zona hijau dalam 24 jam terakhir pada Kamis (10/3/2022).

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, menganggap surat perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Joe Biden ini tak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan aset kripto di AS, tapi bisa berdampak di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Saya sangat optimis tentang perkembangan aset kripto. Sikap Joe Biden ini merupakan arahan yang telah lama ditunggu yang telah membuat industri kripto gelisah secara berlarut-larut. Ini adalah pengakuan bahwa kripto adalah ruang yang berkembang dan penting. Pada akhirnya, kita berada pada titik di mana kegunaan aset kripto dan blockchain di belakangnya telah terbukti sangat jelas," kata pria yang akrab disapa Manda.

Lebih lanjut, Manda mengungkap sikap pemerintah Amerika Serikat dalam melihat perkembangan aset kripto bisa dijadikan referensi dan pembelajaran banyak pihak. Perintah eksekutif ini mengubah cara pandang sebuah pemerintah mendekati sektor aset kripto dan akan membantu menciptakan jalan menuju kejelasan peraturan yang diperlukan untuk adopsi institusional massal bagi Bitcoin dan aset digital lainnya.

"Pesan yang saya ambil dari perintah eksekutif ini adalah bahwa pemerintah AS melihat aset kripto sebagai bagian yang sah, serius, dan penting bagi ekonomi dan masyarakat. Saya pikir ini sebuah langkah ke arah yang benar dan sikap ini baik untuk diikuti oleh institusi maupun pemerintah negara lain untuk serius melihat aset kripto dari berbagai perspektif dengan pandangan terbuka," ungkapnya.

Pemerintah AS telah mengambil pendekatan yang lebih terukur dan umumnya terbuka untuk aset digital sebagai landasan untuk sistem keuangan masa depan. Ini sangat bertentangan dengan pandangan naif, bahwa kripto hanya sesuatu yang digunakan untuk tindakan kejahatan dan mengancam stabilitas keuangan nasional.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.