Bitcoin Tertekan Lagi, Turun di Bawah US$80 Ribu

ED
PN
Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:14 WIB
Bagikan
Bitcoin Tertekan Lagi, Turun di Bawah US$80 Ribu

Masa kedaluwarsa opsi dalam jumlah besar juga menjadi kesempatan bagi pelaku pasar untuk melakukan pengaturan ulang posisi.

Dengan demikian, tekanan Bitcoin di bawah US$80.000 tidak serta-merta dapat dibaca sebagai tanda berakhirnya reli. Penurunan tersebut terjadi setelah kenaikan sangat tajam dan berlangsung di tengah perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat.

Untuk sementara, pasar berada di persimpangan. Di satu sisi, masih terdapat optimisme dari pasar opsi dan indikator teknikal jangka panjang yang mendukung pemulihan. Di sisi lain, kebijakan The Fed yang berpotensi tetap ketat, kenaikan imbal hasil Treasury, serta belum pulihnya open interest futures membuat pelaku pasar belum sepenuhnya berani mengambil risiko.

Pergerakan Bitcoin berikutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan level teknikal penting sekaligus merespons perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat.

Setelah reli dari US$62.000 menuju US$80.000 dalam waktu singkat, pasar kini memasuki fase pembuktian. Apakah penurunan ke US$76.871 hanya merupakan koreksi sementara sebelum Bitcoin kembali menguat, atau menjadi tanda bahwa reli besar sebelumnya mulai kehilangan tenaga, masih menjadi pertanyaan utama para pelaku pasar.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.