Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026

Bertahap, Rp 1,3 T Dana BOS Madrasah Tahap I Bisa Dicairkan

ED
Minggu, 24 April 2022 | 06:35 WIB
Bagikan
VISI.NEWS | JAKARTA - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah tahap I untuk tahun anggaran 2022 sudah bisa dicairkan. Proses pencairan ini masih berlangsung untuk 16.260 madrasah dengan total anggaran Rp1,3 triliun. Sebelumnya, Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah telah mencairkan dana BOS tahap I untuk 31.838 madrasah pada Maret dengan total anggaran Rp 2,2 triliun. Sebagai upaya percepatan pencairan, Direktorat KSKK Madrasah telah menggelar rapat koordinasi secara daring dengan para Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia dan pihak bank penyalur. Direktur KSKK Madrasah M Isom Yusqi berpesan bahwa para pihak wajib membantu mempercepat teknis pencairan oleh madrasah di daerah agar dana BOS dapat segera dimanfaatkan. “Dana ini harus segera cair sebelum Hari Raya Idulfitri, Bapak/Ibu di Kanwil harus proaktif membantu keperluan madrasah melengkapi persyaratan pencairan,” ucap Isom di Jakarta, Jumat (22/4/2022), dilansir dari laman resmi Kemenag RI. Perwakilan dari bank penyalur, Hendrianto Setiawan, juga telah menyampaikan komitmennya untuk membantu percepatan ini dengan menyiapkan solusi bagi madrasah yang terkendala jarak dan waktu tempuh ke lokasi cabang terdekat. “Kami siapkan tim yang siap melakukan jemput bola bagi madrasah yang terkendala akses. Contohnya dengan madrasah yang berada di wilayah kepulauan di Jawa Timur, kami sudah koordinasi dengan kanwil dan akan dilaksanakan di minggu depan,” ujar Hendri. Kasubdit Kelembagaan dan Kerja sama pada Direktorat KSKK Madrasah Aceng Abdul Aziz menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan layanan, termasuk dalam pencairan BOS Madrasah. Menurutnya, total penerima BOS Madrasah tahun 2022 adalah sebanyak 48.098 madrasah. Jumlah ini terdiri atas 23.666 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 16.363 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 8.069 Madrasah Aliyah (MA). Anggaran BOS Madrasah tahun 2022 yang sudah tersedia mencapai Rp 7,3 triliun dan dicairkan dalam dua tahap. “Saat ini kami secara paralel juga tengah mempersiapkan penyaluran BOS Madrasah tahap kedua agar bisa dicairkan lebih cepat,” tandasnya. Cairnya dana bos disambut baik para pengelola madrasah swasta. “Alhamdulillah, di hari-hari akhir menjelang libur sekolah, BOS Madrasah Aliyah akhirnya bisa dicairkan. Guru-guru bisa pulang kampung dengan honor yang dibayarkan dan operasional madrasah lainnya bisa terealisasikan. Terima kasih dan mohon maaf apabila sikap kami ada yang tidak berkenan,” ujar salah satu pengelola madrasah di wilayah Jawa Barat melalui pesan singkat yang disampaikan ke Tim Pengelola Dana BOS Direktorat KSKK Madrasah. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.