Berpindah Dari Pikobar Ke NAR, Reynaldi : Semoga Bermanfaat Untuk Masyarakat

ED
Sabtu, 19 Februari 2022 | 15:36 WIB
Bagikan
Berpindah Dari Pikobar Ke NAR, Reynaldi : Semoga Bermanfaat Untuk Masyarakat
VISINEWS | BANDUNG - Beralihnya aplikasi digital dalam pencatatan data pengujian Covid-19, yang sebelumnya menggunakan Pikobar dan beralih ke sistem Nasional All Record (NAR) diharapkan bisa mewujudkan sumber data Covid-19 terpusat. Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi mengatakan, pada tahun 2020-2021, Pemprov Jabar menggunakan Pikobar guna merekap data pengujian harian dengan menggabungkan data. "Antara 54 laboratorium via google form, koordinator wilayah serta Dinas Kesehatan daerah, estimasi pengolahan data memerlukan waktu sampai 4 jam setiap harinya," katanya. Saat ini, Pemprov Jabar melalui sistem NAR, data agregat pada Pikobar bersumber dari 154 laboratorium Jabar, ke depan jumlah sasaran laboratorium pencatatan bisa terus bertambah. "Perpindahan penggunaan sistem ini bermanfaat bagi masyarakat untuk memperoleh informasi Covid-19 yang seragam," ujar Reynaldi. Reynaldi mengungkapkan, perpindahan sumber data pencatatan data pengujian Covid-19 ini menimbulkan adanya lonjakan data yang signifikan, seperti pada data pengujian 9 Februari 2022, terdapat 2.076.506 data. "Sedangkan data pengujian dari 154 lab pada 9 Februari mencapai 26.624, namun stelah melakukan penyesuaian pada lonjakan data, ke depan selisih data harian akan menipis dan menyesuaikan dengan kondisi lapangan," ungkapnya. Terakhir, dengan menggunakan sistem NAR, sementara waktu tidak akan menampilkan data pelacakan, seperti data kontak erat, proable dan suspek. "Nanti akan menyesuaikan dengan data yang sumbernya dari aplikasi Silacak Kemenkes RI, intinya adalah semoga berbagai aplikasi tersebut bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. @eko.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.