Berdasarkan UOB Consumer Sentiment Study, Penggunaan Dan Pembayaran Digital Menuju Tren Positif

ED
Rabu, 23 Agustus 2023 | 11:18 WIB
Bagikan
Berdasarkan UOB Consumer Sentiment Study, Penggunaan Dan Pembayaran Digital Menuju Tren Positif

VISI.NEWS | SINGAPURA - Riset unggulan UOB ASEAN Consumer Sentiment Study (ACSS) 2023 mengungkap, lonjakan inflasi dan biaya hidup telah memicu kekhawatiran akan perlambatan ekonomi di ASEAN, sedangkan, tingkat adopsi dan penggunaan perbankan digital serta alat pembayaran digital mengalami perkembangan pesat.

Lebih dari 70% responden UOB ACSS 2023 menilai, negaranya akan mengalami perlambatan ekonomi pada tahun depan. Sentimen ini memudarkan harapan akan pemulihan ekonomi meski sentimen negatif tersebut relatif tidak berubah dari tahun lalu. Riset ini juga mengungkap, responden semakin memilih layanan perbankan digital seperti aplikasi perbankan seluler, dan metode pembayaran yang lebih modern seperti dompet elektronik (e-wallet)/pembayaran dengan kode QR, platform pembayaran e-commerce, dan kartu debit atau kredit pada dompet seluler (mobile wallet).

Memasuki tahun keempat, riset UOB ACSS dilakukan pada 1-26 Juni 2023, serta melibatkan 3.400 responden lewat kanal daring. Responden ini berasal dari Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Untuk pertama kalinya, UOB berkolaborasi dengan konsultan manajemen global Boston Consulting Group untuk menyusun ACSS.

"Meski UOB ACSS 2023 mengungkap kekhawatiran konsumen ASEAN yang tetap tinggi tentang inflasi, baik di Singapura dan negara maju lain, kami gembira bahwa konsumen masih antusias menyambut digitalisasi dan era teknologi yang baru. Sebagai barometer sentimen ekonomi regional, serta memuat sejumlah indikator relevan seperti tingkat belanja dan pola perilaku finansial dan teknologi, UOB ACSS 2023 memberikan analisis penting bagi konsumen dan pelaku bisnis. Dengan demikian, konsumen dan pelaku bisnis dapat beradaptasi dan siap menghadapi kondisi ekonomi yang saat ini tidak menentu," ujar Jacquelyn Tan, Head, Group Personal Financial Services, UOB dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Rabu (23/8/2023).

"Sebagai lembaga keuangan, berdasarkan tren dan analisis UOB ACSS 2023 tentang isu-isu utama yang dihadapi konsumen, serta pola menabung, pola keuangan, dan pola digital konsumen, kami mempelajari profil nasabah di ASEAN. Hal tersebut juga membantu kami untuk memenuhi kebutuhan nasabah, serta meningkatkan interaksi dengan nasabah. Dengan demikian, nasabah dapat beradaptasi dengan lanskap perbankan dan digital terkini, serta menangkap peluang di tengah kondisi ekonomi saat ini guna mencapai ambisi finansial."

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.