Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026

Beijing Kecam Aturan Covid pada Pelancong China sebagai 'Tidak Dapat Diterima'

ED
Rabu, 4 Januari 2023 | 13:16 WIB
Bagikan
Beijing Kecam Aturan Covid pada Pelancong China sebagai 'Tidak Dapat Diterima'

VISI.NEWS | BEIJING - Beijing telah mengancam tindakan balasan setelah sekitar selusin negara menempatkan persyaratan tes Covid-19 baru pada penumpang yang bepergian ke luar negeri dari China karena negara tersebut menghadapi lonjakan kasus .

Pihak berwenang China mengutuk keputusan tersebut pada Selasa setelah Amerika Serikat, Kanada, Prancis, dan Jepang di antara lusinan negara lain mengonfirmasi bahwa mereka sekarang akan meminta para pelancong untuk menunjukkan tes covid negatif sebelum kedatangan.

"Beberapa negara telah mengambil pembatasan masuk yang hanya menargetkan pelancong China," kata juru bicara kementerian luar negeri, Mao Ning, dalam pengarahan reguler.

"Ini tidak memiliki dasar ilmiah dan beberapa praktik tidak dapat diterima," tambahnya, memperingatkan China dapat "mengambil tindakan balasan berdasarkan prinsip timbal balik."

China melihat peningkatan tajam dalam infeksi setelah bertahun-tahun pembatasan ketat nol-covid tiba-tiba dilonggarkan bulan lalu dengan sedikit peringatan atau persiapan dan rumah sakit serta krematorium dengan cepat kewalahan.

Pada akhir Desember, Beijing mengatakan para pelancong yang masuk tidak lagi diharuskan untuk karantina, membuat banyak orang China bergegas merencanakan perjalanan ke luar negeri yang telah lama ditunggu-tunggu.

Negara-negara mengutip kurangnya transparansi China seputar data infeksi dan risiko munculnya varian baru sebagai alasan untuk membatasi pelancong.

China hanya mencatat 22 kematian akibat covid sejak Desember, setelah secara dramatis mempersempit kriteria untuk mengklasifikasikan kematian tersebut. @fen/afp/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.