Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Banjir Mulai Surut, Pakistan Terancam "Bencana Kedua"

ED
Minggu, 18 September 2022 | 18:18 WIB
Bagikan
Banjir Mulai Surut, Pakistan Terancam "Bencana Kedua"

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif berangkat ke New York pada hari Sabtu untuk menghadiri pertemuan langsung pertama para pemimpin dunia di Majelis Umum PBB sejak pandemi virus corona.

Sharif akan meminta lebih banyak bantuan dari masyarakat internasional untuk mengatasi bencana tersebut. Sebelum keberangkatannya, Sharif mendesak para dermawan dan lembaga bantuan untuk menyumbangkan makanan bayi untuk anak-anak, bersama dengan selimut, pakaian, dan bahan makanan lainnya untuk para korban banjir, dengan mengatakan bahwa mereka sangat menunggu bantuan.

Provinsi Sindh selatan dan barat daya Baluchistan telah menjadi yang terparah - ratusan ribu orang di Sindh sekarang tinggal di rumah-rumah sementara dan pihak berwenang mengatakan akan memakan waktu berbulan-bulan untuk benar-benar mengalirkan air di provinsi tersebut.

Secara nasional, banjir telah merusak 1,8 juta rumah, menghanyutkan jalan dan menghancurkan hampir 400 jembatan, menurut Otoritas Manajemen Bencana Nasional.

Imran Baluch, kepala rumah sakit distrik yang dikelola pemerintah di Jafferabad, di distrik Dera Allah Yar di Baluchistan, mengatakan bahwa dari 300 orang yang dites setiap hari, hampir 70% positif malaria.

Setelah malaria, demam tifoid dan infeksi kulit paling sering terlihat di antara para pengungsi, yang hidup selama berminggu-minggu dalam kondisi tidak higienis, kata Baluch kepada The Associated Press (AP).

Dokter anak Sultan Mustafa mengatakan dia merawat sekitar 600 pasien di klinik lapangan yang didirikan oleh yayasan amal Dua di daerah Jhuddo di Sindh, kebanyakan wanita dan anak-anak dengan infeksi saluran cerna, kudis, malaria atau demam berdarah.

Khalid Mushtaq, ketua tim dokter dari Yayasan Alkhidmat dan Asosiasi Medis Islam Pakistan, mengatakan bahwa mereka merawat lebih dari 2.000 pasien setiap hari dan juga menyediakan perlengkapan yang berisi persediaan tablet penjernih air, sabun, dan barang-barang lainnya untuk satu bulan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.