Bangkitkan Ekonomi Desa, Gabungan KDMP Kertasari Ciptakan Inovasi 'Koperasi Desa Digital'
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Gabungan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, meluncurkan inovasi 'Koperasi Desa Digital' sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi ekonomi desa berbasis teknologi. Inovasi ini menjadi bentuk nyata implementasi arahan Bupati Bandung, Dadang Supriatna, agar setiap KDMP berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Atas instruksi dari Bupati Bandung selaku Ketua Satgas KDKMP Kabupaten Bandung ini, gabungan KDMP Kertasari sudah lebih dulu berinovasi dengan mengembangkan 'Koperasi Desa Merah Putih Digital'.
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat melaksanakan roadshow kunjungan kerja sekaligus rapat koordinasi Koperasi Merah Putih (KMP) di Kecamatan Pacet dan Kertasari Kabupaten Bandung pada hari Rabu (15/10/2025), sempat berkunjung ke Gerai Gabungan Koperasi, Desa Merah Putih Digital di depan Aula Kecamatan Pacet.
Bupati Bandung didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Dindin Syahidin, Camat Pacet Asep Susanto dan Camat Kertasari Heri Mulyadi sempat melihat berbagai jenis produk baik berupa kebutuhan sembako maupun produk yang dihasilkan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dipasarkan oleh gerai digital KDMP Kertasari tersebut.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna sempat berbelanja sebuah barang di gerai koperasi digital tersebut dengan transaksi pembayaran melalui penggunaan aplikasi barcode atau digital. Sehingga dengan sistem digital dalam proses transaksi itu sangat memudahkan bagi konsumen untuk berbelanja barang di gerai koperasi digital.
Bupati Kang DS sangat mengapresiasi langkah inspiratif dan inovasi yang dilakukan gabungan KDMP Kertasari dengan membuat sebuah terobosan 'Koperasi Desa Digital'.
Pendamping Desa di Kecamatan Kertasari, Panji Hasbi Ashidiq, yang turut mendampingi dan menyambut kunjungan Kang DS ke 'Gerai Koperasi Digital' mengatakan, apa yang dilakukan gabungan KDMP Kertasari ini sebagai bentuk terobosan untuk mengembangkan usaha koperasi.
"KDMP Kertasari punya terobosan. Bisa kerja dan berjalan koperasi dengan pengembangan sistem ekonomi digital. Ini sebagai langkah inovatif dalam menjalankan usaha KDMP, dengan memanfaatkan potensi yang ada di masing-masing desa," katanya.
Panji mengatakan gabungan KDMP yang ada di desa-desa Kecamatan Kertasari mempunyai inovasi terkait pengembangan potensi ekonomi yang ada di desa-desa Kecamatan Kertasari.
"Dengan membentuk sebuah platform, dengan nama gerai digital salah satu inovasi yang kami gunakan untuk mempercepat akselerasi Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Kecamatan Kertasari," tuturnya.
Salah satu inovasinya, kata Panji, yaitu masyarakat di Kecamatan Kertasari bisa berbelanja langsung ke koperasi tanpa datang.
"Tetapi melalui barcode yang disediakan oleh koperasi masing-masing desa yang disebarkan ke masyarakat. Bukan saja anggota koperasi, tetapi masyarakat umum juga bisa mengakses melalui barcode tersebut," ujarnya.
Menurutnya, berbagai produk yang dihasilkan di Kecamatan Kertasari bisa disimpan di gerai koperasi digital yang ada di masing-masing desa.
"Baik itu produk UMKM, pertanian, dan lain sebagainya. Bisa disimpan di gerai kami di masing-masing desa. Sehingga masyarakat umum bisa mengakses, bisa belanja langsung dengan sistem COD atau bayar langsung juga bisa. Itu salah satu inovasi," ucapnya.
Panji mengatakan bahwa produk-produk yang dipasarkan di gerai digital KDMP itu, baik sembako maupun UMKM yang dihasilkan oleh masyarakat maupun para pelaku UMKM di Kecamatan Kertasari.
"Mudah-mudahan melalui inovasi gerai digital gabungan KDMP Kertasari ini, amanat dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk membangkitkan ekonomi desa atau ekonomi kerakyatan bisa tercapai dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Kertasari Bisa!" pungkasnya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!