Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Bahaya Menghabiskan Banyak Waktu di Depan HP: Bunuh Diri Remaja, Stres dan Depresi

ED
Kamis, 27 Juni 2024 | 18:48 WIB
Bagikan
Bahaya Menghabiskan Banyak Waktu di Depan HP: Bunuh Diri Remaja, Stres dan Depresi

Pemerintah negara bagian Kerala memperkenalkan pusat De-kecanduan Digital (D-DAD) dan program de-kecanduan digital bagi siswa yang kecanduan game online dan pornografi.

Namun, kehadiran AI mengancam untuk memperburuk masalah dengan menciptakan konten yang sangat menarik dan dipersonalisasi sehingga membuat pengguna terpaku pada layarnya.

Algoritme media sosial dan layanan streaming menyesuaikan rekomendasi dengan preferensi individu, sehingga mengarah pada pengguliran tanpa henti dan menonton secara berlebihan.

Game dan aplikasi yang digerakkan oleh AI menggunakan sistem penghargaan dan notifikasi untuk membuat pengguna tetap ketagihan, sehingga mengganggu rutinitas sehari-hari dan membahayakan kesehatan mental.

Keterlibatan digital yang terus-menerus ini memperparah isolasi sosial dan membuat upaya untuk melepaskan diri dari layar menjadi semakin sulit.

Banyak pengguna mungkin memerlukan bantuan untuk melawan kecanduan ini. Kombinasi undang-undang dan kebijakan baru serta program detoks digital yang dirancang oleh para profesional kesehatan mental dapat membantu.

  • Ashwini Tadpatrikar adalah sarjana PhD di Departemen Psikologi Klinis, Layanan Penggunaan Teknologi yang Sehat (Klinik SHUT), Institut Kesehatan Mental dan Ilmu Saraf Nasional, Bengaluru Manoj Kumar Sharma adalah Profesor di Departemen Psikologi Klinis, Layanan Penggunaan Teknologi yang Sehat (Klinik SHUT), Institut Nasional Kesehatan Mental dan Ilmu Saraf, Bengaluru.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.