Bagnaia Tak Selesai Balapan, Ducati Gigit Jari di Silverstone

Desi Rossilawati
Senin, 26 Mei 2025 | 23:00 WIB
Bagikan
Bagnaia Tak Selesai Balapan, Ducati Gigit Jari di Silverstone
VISI.NEWS | SILVERSTONE- Nasib sial kembali menimpa Francesco 'Pecco' Bagnaia di MotoGP Inggris 2025. Pebalap andalan Ducati itu harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah mengalami kecelakaan di tikungan tujuh, usai start ulang menyusul insiden Marc Marquez. Balapan sempat dihentikan sementara karena kecelakaan yang dialami Marc Marquez, yang memicu pengibaran bendera merah. Saat itu, Bagnaia berada di posisi kedua di belakang Fabio Quartararo dan merasa cukup nyaman dengan cengkeraman ban belakangnya. Namun saat kembali ke paddock untuk persiapan start ulang, tim memutuskan mengganti ban belakang. Keputusan itu justru membawa petaka bagi juara dunia tiga kali tersebut. "Perasaan saya baik dengan ban belakang, cengkeramannya bagus. Lalu kami berhenti untuk bendera merah. Kami mengganti ban belakang, memasang yang baru, dan sejak saat itu tidak ada yang berhasil lagi. Saya tergelincir dan spin di mana-mana, tidak ada traksi, semua orang menyalip saya. Saya kehilangan kendali di tikungan sembilan, melebar," ujar Bagnaia dikutip dari Crash. Insiden terjadi di tikungan ketujuh, ketika Bagnaia berusaha menjaga kestabilan motornya, namun kehilangan kontrol bagian belakang. Ia tak mampu melanjutkan balapan dan gagal menambah poin. "Saya tidak tahu mengapa, tetapi situasi saya seperti ini. Sulit bahkan untuk membuat sudut kemiringan pada motor saya karena begitu saya mencapai 58 atau 59 derajat, saya mulai berputar dengan bagian belakang, jadi itu benar-benar aneh." ucapnya. Kegagalan finis ini membuat posisi Bagnaia di klasemen sementara tetap tertahan, dan menambah daftar kesialan musim ini. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.