Badan Geologi: Aktivitas Kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Asap hembusan pada area sekitar puncak pada barat laut-timur laut Gunung Lewotobi Laki-laki disebabkan adanya zona alterasi (zona lemah), sehingga terlihat asap solfatara yang ke luar dari area tersebut.
Kejadian ini seperti pada bulan Januari 2024 dimana saat itu terdapat zona alterasi pada bagian barat laut puncak Gunung Lewotobi Laki-laki yang dapat berpotensi terjadi directed blast atau erupsi langsung searah yang dapat terjadi ke arah barat laut-timur laut dari Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Panjang aliran lava pada arah barat laut dan timur laut masih terpantau kurang lebih 3,8 kilometer dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki," katanya.
Menurut Wafid, pengaruh kemiringan lereng dan suhu lava yang masih tinggi masih memungkinkan lava dapat bergerak.
Wafid, juga menyatakan gempa letusan pada periode ini masih fluktuatif. Hal ini disebabkan masih adanya suplai magma dari dalam sehingga masih ada potensi terjadi erupsi ke depannya.
"Erupsi pada tanggal 28 Desember 2024 merupakan akumulasi dari gempa tornillo yang terekam beberapa kali pada periode sebelumnya," jelasnya.
Badan Geologi menghimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki termasuk pengunjung dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral Barat Daya-Utara-Timur Laut sejauh 6 km.
"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan pemda (pemerintah daerah) serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya," katanya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!