Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Badan Geologi: Aktivitas Kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada

Desi Rossilawati
Minggu, 5 Januari 2025 | 18:17 WIB
Bagikan
Badan Geologi: Aktivitas Kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada

VISI.NEWS | FLORES TIMUR - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur masih berada di Level III (Siaga).

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid, mengatakan sesuai hasil analisis dan evaluasi dari pengamatan visual dan instrumental, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih tinggi.

“Sesuai hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh dari pengamatan visual dan instrumental, menunjukkan aktivitas kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki masih tinggi,” kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Minggu (5/1/2025).

Adapun pengamatan secara visual pada periode selama (23-31/12/2024), menunjukkan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki masih fluktuatif.

Wafid, menjelaskan rata-rata tinggi kolom erupsi 100-1.000 meter dibandingkan 500-1.000 meter.

"Terdapat api diam di sekitar puncak mengindikasikan lava yang terdorong ke permukaan sehingga dapat teramati saat malam hari pancaran warna merah di area puncak," katanya.

Selain itu, terdapat material lava serta material yang berpotensi menjadi lahar di area barat-barat laut dan utara-timur laut kawah Gunung Lewotobi Laki-laki.

Lebih lanjut pada periode pengamatan selama (23-31/12/2024), gempa hembusan mengalami kenaikan cukup signifikan dan suara gemuruh lemah beberapa kali terdengar dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki- laki.

Asap hembusan pada area sekitar puncak pada barat laut-timur laut Gunung Lewotobi Laki-laki disebabkan adanya zona alterasi (zona lemah), sehingga terlihat asap solfatara yang ke luar dari area tersebut.

Kejadian ini seperti pada bulan Januari 2024 dimana saat itu terdapat zona alterasi pada bagian barat laut puncak Gunung Lewotobi Laki-laki yang dapat berpotensi terjadi directed blast atau erupsi langsung searah yang dapat terjadi ke arah barat laut-timur laut dari Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Panjang aliran lava pada arah barat laut dan timur laut masih terpantau kurang lebih 3,8 kilometer dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki," katanya.

Menurut Wafid, pengaruh kemiringan lereng dan suhu lava yang masih tinggi masih memungkinkan lava dapat bergerak.

Wafid, juga menyatakan gempa letusan pada periode ini masih fluktuatif. Hal ini disebabkan masih adanya suplai magma dari dalam sehingga masih ada potensi terjadi erupsi ke depannya.

"Erupsi pada tanggal 28 Desember 2024 merupakan akumulasi dari gempa tornillo yang terekam beberapa kali pada periode sebelumnya," jelasnya.

Badan Geologi menghimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki termasuk pengunjung dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral Barat Daya-Utara-Timur Laut sejauh 6 km.

"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan pemda (pemerintah daerah) serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya," katanya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.