PREBUNKING | Hati-hati Penipuan Modus Bantuan Mencatut Nama Bupati Bandung, Ini Modusnya

ED
Selasa, 14 Februari 2023 | 11:22 WIB
Bagikan
PREBUNKING | Hati-hati Penipuan Modus Bantuan Mencatut Nama Bupati Bandung, Ini Modusnya

VISI.NEWS | SOREANG - Ragam jenis penipuan belakangan ini banyak dilakukan dengan mencatut nama pejabat bahkan kepala daerah dengan modus penyaluran bantuan.

Ada akun whatsapp yang mengatasnamakan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akan menyalurkan bantuan kepada warga pada Jumat, 19 November 2021. Penerima WA diminta untuk mengirimkan nomor rekening bank karena aka nada bantuan dari Bupati Bandung. Kemudian, setelah dikirim nomor rekening, terduga pelaku mengirimkan bukti transfer bodong untuk disalurkan ke Ponpes Al Faudziyyah dan Ponpes Al Muhajirin, masing-masing Rp. 2,5 juta. Ia lalu meminta penerima untuk mentransfer sebagian dari uang yang diterimanya sebesar Rp 2,5 juta ke “pondok pesantren lain” atas nama Ponpes Al Muhajirin dan memberikan No. Whatsapp “pengasuh” Ponpes Ujang Dodi Rosidin untuk konfirmasi.

Dari fakta tersebut, pelaku penipuan bisa mendompleng dengan menggunakan modus serupa untuk program Rembug Desa yang belakangan ini sedang gencar-gencarnya dilaksanakan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna. Dalam program Rembug Desa ini banyak program bantuan yang disampaikan oleh bupati kepada masyarakat. Namun dibalik itu, warga Kabupaten Bandung diminta berhati-hati bila menerima Whatsapp dari orang yang mengatasnamakan Bupati Bandung atau pejabat Pemkab. Bandung.

Dalam kasus diatas ada bantahan dari Bupati Bandung HM Dadang Supriatna agar warga berhati-hati kalau menerima Whatsapp atas namanya. "Akhir-akhir ini saya menerima laporan dari warga terkait akun Whatsapp yang mengatasnamakan saya. Pelaku berusaha melakukan penipuan dengan dalih memberikan donasi dan modus kelebihan transfer. Apabila mendapati kasus seperti ini, jangan terburu-buru percaya apalagi sampai termakan komplain mereka hingga “mengembalikan” uang transfer tersebut. Saya tidak pernah memakai akun bisnis. Warga Kabupaten Bandung. Mohon agar lebih berhati-hati," tandasnya.

Modus pelaku

Hoaks yang mengatasnamakan pejabat untuk mendapat keuntungannya banyak melalui aplikasi media sosial Whatsapp.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.