Apa Itu Cryptocurrency? Ini Penjelasan Lengkapnya
Transaksi bisa berupa penukaran atau pembelian aset menggunakan uang fiat, maupun sebaliknya. Pelanggan bisa juga melakukan penukaran aset kripto maupun memasang kuotasi nilai beli atau jual aset crypto.
Melakukan penyetoran dana pada rekening terpisah dari pedagang komoditi aset kripto. Lalu, dana pada rekening dipakai untuk membeli crypto.
70 persen di antaranya akan disimpan di lembaga kliring, dan 30 persen sisanya bakal disimpan di pedagang komoditi aset crypto.
Transaksi aset crypto akan disimpan di pengelola wadah penyimpanan, baik yang sifatnya cold wallet atau hot wallet.
Ada catatan keuangan antar pedagang komoditi dan lembaga kliring berjangka, tak terkecuali catatan kepemilikan crypto.
Lembaga kliring berjangka bakal memverifikasi jumlah finansial dengan crypto yang terdapat di pengelola wadah penyimpanan.
Laporan data transaksi dari pihak pedagang komoditi crypto, lembaga kliring berjangka, serta pengelola wadah penyimpanan pada bursa berjangka menjadi referensi harga serta pengawasan pasar.
Apa Itu Investasi Crypto?
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!