Ancelotti Ungkap Strategi Penalti Brasil di Piala Dunia 2026
Gelandang timnas Brasil Bruno Guimaraes gagal mengeksekusi tendangan penalti ke gawang timnas Norwegia./visi.news/viva.
Carlo Ancelotti kemudian menjelaskan secara rinci urutan penendang penalti Brasil. Ia menyebut penentuan tersebut dilakukan berdasarkan analisis jangka panjang terhadap para pemain.
“Kami melakukan survei dalam kurun waktu satu tahun terhadap para pemain lawan dan pemain kami sendiri,” ujar Ancelotti.
Menurutnya, Neymar menjadi pilihan utama eksekutor penalti ketika berada di lapangan, disusul Igor Thiago, Raphinha, Bruno Guimaraes, dan Gabriel Martinelli.
“Penendang penalti terbaik di tim adalah Neymar, kemudian urutan berikutnya Igor Thiago, lalu Raphinha, Bruno Guimaraes, dan Gabriel Martinelli,” kata Ancelotti.
Karena Neymar, Igor Thiago, dan Raphinha tidak berada di lapangan saat penalti diberikan, tanggung jawab eksekusi kemudian jatuh kepada Bruno Guimaraes.
“Kami memilih Bruno karena menganggap dia yang terbaik di lapangan,” tambah Ancelotti.
Kegagalan penalti tersebut menjadi titik balik pertandingan. Brasil kemudian tertinggal setelah Erling Haaland mencetak dua gol pada menit ke-79 dan 90 untuk membawa Norwegia unggul 2-0.
Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui penalti Neymar pada menit ke-90+10. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Selecao dari kekalahan 2-1 sekaligus tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!