Anak Muammar Khadafi Dibunuh Geng Bersenjata di Zintan, Libya
“Kematian Seif Al Islam kemungkinan akan menjadikannya martir bagi sebagian masyarakat, dan mengubah dinamika pemilihan dengan menghilangkan salah satu hambatan utama dalam pemilihan presiden,” tulis Badi di akun media sosialnya.
Libya sendiri masih terpecah secara politik dan keamanan sejak pemberontakan yang menggulingkan ayah Seif pada 2011. Negara ini kini terbagi antara Pemerintah Persatuan Nasional yang berbasis di Tripoli dan pemerintahan tandingan di timur yang didukung oleh Jenderal Khalifa Haftar — sebuah kondisi yang memperumit stabilitas dan proses transisi politik di negara kaya minyak tersebut.
Kematian Seif Al Islam Khadafi menjadi babak baru dalam sejarah panjang krisis Libya sekaligus memicu pertanyaan tentang siapa di balik serangan itu dan apa dampaknya bagi masa depan politik negara yang terus bergolak. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!