Alih Fungsi Bangunan Jadi Dapur MBG Dipersoalkan, Pelindo: Semua Sesuai Hukum
Di sisi lain, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan posisinya hanya sebagai penyewa lahan untuk operasional dapur MBG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari.
“Karena di Perak ini kami pun sewa ke Pelindo itu saja,” ujar Kabaglog Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Sudaryanto.
Terkait sengketa kepemilikan, pihak kepolisian memilih tidak masuk lebih jauh. Fokus mereka, kata Sudaryanto, adalah memastikan layanan gizi untuk pelajar tetap berjalan.
“3 bulan sudah berjalan sekarang. Jadi kita sudah ada 11 sekolah penerima manfaat ya jumlahnya 2.077 siswa yang sudah kita kasih setiap harinya,” ungkapnya.
Di tengah perdebatan status lahan, dapur MBG di kawasan pelabuhan itu kini justru menjadi salah satu titik distribusi makanan bergizi bagi ribuan siswa. Sengketa hukum masih menyisakan polemik, namun aktivitas pelayanan gizi tetap berlangsung setiap hari. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!