AS-Iran Kian Memanas, Serangan Balasan Hantam Kuwait dan Pangkalan Militer AS 19 Jul 2026 Duduk Santai, Bangun di Bandung Bersama KA Sangkuriang 19 Jul 2026 Bejo Jahira Land Temani Keseruan Festival Musik 19 Jul 2026 AION UT Kembali Kuasai Pasar Hatchback EV 19 Jul 2026 HELM Jadi Pendukung Resmi Sepak Bola ASEAN 19 Jul 2026 Perang AS-Iran Masuk Babak "Berbahaya" 19 Jul 2026 MANTRA Tetapkan Ari Prabowo sebagai Ketua Umum 2026–2031, Fokus Transformasi Digital 19 Jul 2026 Ari Prabowo Pimpin GEMI Periode 2026–2031, Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 19 Jul 2026 BPBD Sukabumi Himpun Laporan Dampak Kekeringan dari Kades dan Camat 19 Jul 2026 Anggota DPR Dapil Sukabumi Tegaskan Pekerja Media Harus Dilindungi Perlindungan Sosial 19 Jul 2026 AS-Iran Kian Memanas, Serangan Balasan Hantam Kuwait dan Pangkalan Militer AS 19 Jul 2026 Duduk Santai, Bangun di Bandung Bersama KA Sangkuriang 19 Jul 2026 Bejo Jahira Land Temani Keseruan Festival Musik 19 Jul 2026 AION UT Kembali Kuasai Pasar Hatchback EV 19 Jul 2026 HELM Jadi Pendukung Resmi Sepak Bola ASEAN 19 Jul 2026 Perang AS-Iran Masuk Babak "Berbahaya" 19 Jul 2026 MANTRA Tetapkan Ari Prabowo sebagai Ketua Umum 2026–2031, Fokus Transformasi Digital 19 Jul 2026 Ari Prabowo Pimpin GEMI Periode 2026–2031, Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 19 Jul 2026 BPBD Sukabumi Himpun Laporan Dampak Kekeringan dari Kades dan Camat 19 Jul 2026 Anggota DPR Dapil Sukabumi Tegaskan Pekerja Media Harus Dilindungi Perlindungan Sosial 19 Jul 2026

Alfin Habib Hidupkan Kembali "Cindai"

ED
PN
Minggu, 19 Juli 2026 | 08:47 WIB
Bagikan
Alfin Habib Hidupkan Kembali "Cindai"

VISI.NEWS – Penyanyi dangdut Alfin Habib menghadirkan interpretasi baru lagu legendaris "Cindai", karya yang selama ini identik dengan diva Malaysia, Datuk Siti Nurhaliza. Melalui aransemen yang lebih segar, Alfin membawakan lagu tersebut dari sudut pandang seorang laki-laki tanpa menghilangkan karakter musik Melayu yang menjadi identitas utama karya tersebut.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Alfin untuk menghidupkan kembali lagu-lagu Melayu klasik agar tetap relevan di tengah perkembangan industri musik digital. Penyanyi kelahiran 1993 itu ingin menghadirkan pengalaman mendengarkan yang baru sekaligus tetap menghormati kekuatan komposisi asli yang telah melekat di hati para penikmat musik selama puluhan tahun.

Menurut Alfin, membawakan ulang "Cindai" bukanlah keputusan yang mudah. Lagu tersebut telah menjadi salah satu karya paling ikonik dalam musik Melayu dan begitu lekat dengan sosok Siti Nurhaliza.

"Saat pertama kali mendapatkan kesempatan membawakan 'Cindai', saya benar-benar speechless dan sempat tidak percaya. Lagu ini adalah karya legendaris yang dipopulerkan oleh Datuk Siti Nurhaliza, sehingga tantangannya terasa sangat besar. Saya sadar ada tanggung jawab untuk membawakan lagu ini dengan sebaik mungkin," ujar Alfin.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar bukan berasal dari teknik vokal, melainkan bagaimana menerjemahkan emosi lagu yang selama ini identik dengan perspektif perempuan menjadi cerita yang tetap terasa alami ketika dinyanyikan oleh seorang laki-laki.

Meski menghadirkan interpretasi baru, Alfin memastikan tidak mengubah kekuatan melodi yang menjadi ciri khas "Cindai". Menurutnya, justru karakter asli lagu itulah yang membuat karya tersebut mampu bertahan lintas generasi.

"Sekarang banyak lagu lama yang diaransemen ulang dengan sentuhan modern. Dari situ saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menghadirkan kembali 'Cindai' dalam versi yang lebih segar, namun tetap mempertahankan nuansa Melayu yang menjadi jiwanya," katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.