Aktor Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Desi Rossilawati
Senin, 13 Juli 2026 | 15:18 WIB
Bagikan
Aktor Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Aktor Jurassic Park Sam Neill./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Aktor legendaris Selandia Baru Sam Neill, yang dikenal luas melalui perannya sebagai Dr. Alan Grant dalam film Jurassic Park serta tampil dalam serial Peaky Blinders, meninggal dunia pada Senin di Sydney, Australia, dalam usia 78 tahun. Kabar duka tersebut disampaikan oleh pihak keluarga melalui pernyataan yang diunggah di akun Instagram resmi sang aktor.

“Dengan kesedihan yang mendalam, keluarga Sam Neill menyampaikan kabar meninggalnya beliau,” demikian pernyataan yang diunggah ke halaman Instagram aktor tersebut, menggunakan kata dalam bahasa Māori untuk keluarga besar atau komunitas.

Dalam pernyataan itu, keluarga menjelaskan bahwa kepergian Neill terjadi secara mendadak. Sebelumnya, aktor tersebut diketahui sempat berjuang melawan bentuk kanker darah yang langka dan agresif, namun pada April lalu mengungkapkan bahwa dirinya telah bebas dari kanker.

“Kehilangan itu terjadi tiba-tiba dan tak terduga, tetapi kami bersyukur karena Sam tetap bebas dari kanker,” demikian pernyataan tersebut.

Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa Neill mengembuskan napas terakhirnya didampingi keluarga.

“Sam dikelilingi oleh keluarga dan meninggal dengan penuh martabat yang telah menjadi ciri khas sepanjang hidupnya,” demikian pernyataan tersebut. “Keluarga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada staf di Rumah Sakit Swasta St. Vincent atas perawatan luar biasa mereka.”

Keluarga meminta agar privasi mereka dihormati selama masa berkabung.

“Detail lebih lanjut akan dibagikan nanti, tetapi untuk saat ini, atas nama keluarga, kami meminta Anda untuk menghormati privasi mereka saat mereka menghadapi kehilangan yang tak terukur ini.”

Selama lebih dari lima dekade berkarier, Neill membintangi puluhan film dan serial televisi dari berbagai genre. Selain tampil dalam film peraih Oscar The Piano, ia paling dikenal sebagai pemeran Dr. Alan Grant dalam film Jurassic Park garapan Steven Spielberg.

Dalam wawancara dengan CNN pada 2023, bertepatan dengan peringatan 30 tahun perilisan Jurassic Park, Neill mengenang perjalanan kariernya di dunia perfilman.

“Ini adalah kehidupan yang sangat bahagia dan penuh kejutan,” kata Neill kepada CNN pada tahun 2023, pada peringatan 30 tahun perilisan film tersebut.

“Saya tidak pernah menyangka akan berkarir di dunia film sama sekali, atau bahkan sebagai aktor. Tapi entah bagaimana itu terjadi, dan tidak ada yang lebih terkejut daripada saya sendiri.”

Ucapan duka juga datang dari sesama aktor asal Selandia Baru, Karl Urban, yang mengenang Neill sebagai sosok yang memberi inspirasi bagi banyak aktor.

Karl Urban mengatakan bahwa Neill adalah "inspirasi bagi banyak orang yang mengikuti jejaknya yang mempelopori banyak hal. Seorang pria yang luar biasa, harta nasional yang telah memberikan begitu banyak kepada Selandia Baru dan dunia."

Sam Neill lahir di Irlandia Utara dan pindah ke Pulau Selatan Selandia Baru saat berusia tujuh tahun. Sepanjang kariernya, ia menerima berbagai penghargaan, termasuk gelar Officer of the Order of the British Empire pada 1991 dan gelar ksatria dari Selandia Baru pada 2022.

Saat menerima Penghargaan Legenda Layar pada ajang New Zealand Screen Awards 2025, Neill menyampaikan pidato dengan gaya rendah hati yang menjadi ciri khasnya.

“Jika Anda bertahan cukup lama, Anda mungkin akan memenuhi syarat, dan saya hanya bertahan saja.”

Di luar dunia akting, Neill menjalani kehidupan di pertanian miliknya di Selandia Baru. Ia dikenal gemar memberi nama hewan-hewan ternaknya dengan nama para ikon Hollywood, yang kemudian banyak menarik perhatian pengikutnya di media sosial.

“Saya senang memberi nama sebanyak mungkin hewan peliharaan saya dengan nama teman-teman saya,” katanya kepada Vulture pada tahun 2019. “Namun, tidak selalu berakhir baik. Meryl Streep baru-baru ini tewas dimangsa musang. Suatu hari saya menemukannya dalam tumpukan bulu.”

Neill juga dikenal sebagai aktivis lingkungan. Pada awal 2026, ia merilis film dokumenter pendek yang menentang usulan tambang emas industri jalur cepat di kawasan Central Otago, Selandia Baru.

Di wilayah Otago, ia mendirikan perkebunan anggur organik Two Paddocks pada 1993 dengan tujuan menghasilkan pinot noir berkualitas untuk dinikmati bersama keluarga dan sahabat.

“Sejujurnya, teman-teman saya akan minum apa saja, jadi ini sepertinya tidak terlalu sulit,” kata Neill, menurut situs web Two Paddocks.

Pada 2023, Neill mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis menderita limfoma sel T angioimunoblastik dan menjalani kemoterapi. Selama menjalani perawatan pada 2022, ia menulis memoar berjudul Did I Ever Tell You This?

Dalam wawancara dengan Australian Broadcasting Corporation (ABC) pada 2024, Neill mengatakan dirinya tidak takut menghadapi kematian, meski masih memiliki banyak rencana yang ingin diwujudkan.

“Saya sama sekali tidak takut mati,” kata Neill. “Saya akan merasa kesal karena masih ada hal-hal yang ingin saya lakukan. Mati itu sangat menjengkelkan, tetapi saya tidak takut akan hal itu.”

Dalam kehidupan pribadinya, Neill pernah menggambarkan kehidupan keluarganya sebagai "agak sembarangan" karena tuntutan karier akting internasional yang dijalaninya. Ia meninggalkan empat anak, yakni Tim, Elena, Maiko, dan Andrew, serta sejumlah cucu.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.