Akses Terputus, Warga Sukamaju Sukabumi Bangun Jembatan Darurat dari Bambu
VISI.NEWS | SUKABUMI - Masyarakat melakukan penanganan sementara terhadap jembatan yang putus akibat diterjang luapan sungai di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Penanganan tersebut dilakukan dengan membangun jembatan darurat dari kayu dan bambu agar warga serta sepeda motor dapat melintas.
Kepala Desa Sukamaju, Aas Suganda menyatakan terdapat lima jembatan yang putus diterjang luapan sungai di Desa Sukamaju pada Minggu (28/12/2025). Dari lima jembatan tersebut, dua diantaranya merupakan akses vital karena menjadi penghubung jalan kabupaten.
Jembatan tersebut yakni Jembatan Cicadas yang menghubungkan jalan kabupaten akses Desa Sukamaju dengan Desa Bojongsari, Desa Bojongkalong dan Desa Cijangkar menuju jalan provinsi ruas Sukabumi-Sagaranten.
Selanjutnya Jembatan Cidage yang menghubungkan jalan kabupaten akses Desa Sukamaju ke Desa Wangunreja menuju ke wilayah Lembursitu Kota Sukabumi.
Aas menyatakan dua jembatan ini, putus diterjang luapan sungai Cicadas sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua serta roda empat. Karena menjadi akses vital, warga bergotong royong untuk membangun jembatan darurat dengan menggunakan kayu dan bambu, tujuannya agar warga dan sepeda motor dapat melintas.
Menurut Aas, jembatan Cidage ditangani sementara oleh masyarakat pada hari Selasa kemudian jembatan Cicadas pada Senin.
”Penanganan daruratnya sebagian bambu sebagian kayu, untuk gelagarnya bambu untuk alasnya kayu. Intinya terkait dengan pelaksanaan penanganan jembatan oleh masyarakat,” ujarnya.
Aas menambahkan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah memberikan bantuan berupa bronjong untuk jembatan Cidage. “Untuk jembatan Cicadas swadaya masyarakat penanggulangannya,” kata Aas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!