Akses Terputus, Warga Sukamaju Sukabumi Bangun Jembatan Darurat dari Bambu

Desi Rossilawati
Kamis, 1 Januari 2026 | 11:50 WIB
Bagikan
Akses Terputus, Warga Sukamaju Sukabumi Bangun Jembatan Darurat dari Bambu

VISI.NEWS | SUKABUMI - Masyarakat melakukan penanganan sementara terhadap jembatan yang putus akibat diterjang luapan sungai di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Penanganan tersebut dilakukan dengan membangun jembatan darurat dari kayu dan bambu agar warga serta sepeda motor dapat melintas.

Kepala Desa Sukamaju, Aas Suganda menyatakan terdapat lima jembatan yang putus diterjang luapan sungai di Desa Sukamaju pada Minggu (28/12/2025). Dari lima jembatan tersebut, dua diantaranya merupakan akses vital karena menjadi penghubung jalan kabupaten.

Jembatan tersebut yakni Jembatan Cicadas yang menghubungkan jalan kabupaten akses Desa Sukamaju dengan Desa Bojongsari, Desa Bojongkalong dan Desa Cijangkar menuju jalan provinsi ruas Sukabumi-Sagaranten.

Selanjutnya Jembatan Cidage yang menghubungkan jalan kabupaten akses Desa Sukamaju ke Desa Wangunreja menuju ke wilayah Lembursitu Kota Sukabumi.

Aas menyatakan dua jembatan ini, putus diterjang luapan sungai Cicadas sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua serta roda empat. Karena menjadi akses vital, warga bergotong royong untuk membangun jembatan darurat dengan menggunakan kayu dan bambu, tujuannya agar warga dan sepeda motor dapat melintas.

Menurut Aas, jembatan Cidage ditangani sementara oleh masyarakat pada hari Selasa kemudian jembatan Cicadas pada Senin.

”Penanganan daruratnya sebagian bambu sebagian kayu, untuk gelagarnya bambu untuk alasnya kayu. Intinya terkait dengan pelaksanaan penanganan jembatan oleh masyarakat,” ujarnya.

Aas menambahkan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah memberikan bantuan berupa bronjong untuk jembatan Cidage. “Untuk jembatan Cicadas swadaya masyarakat penanggulangannya,” kata Aas.

Adapun tiga jembatan lain yang juga terdampak yakni jembatan Cipancur penghubung antar kedusunan, jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sukamaju dengan Desa Wangunreja, kemudian jembatan kecil yang menjadi akses penghubung Desa Sukamaju dengan Desa Bojongsari. Penanganan terhadap jembatan Cipancur pun tengah dilakukan.

Selain memutus jembatan, hujan deras yang terjadi pada Minggu juga mengakibatkan longsor yang berdampak pada tiga rumah di Kampung Cijoho RT 03/07. Dari tiga rumah tersebut, satu rumah ambruk, satu rusak berat, dan satu lainnya rusak ringan. Selain itu terdapat Mushola yang terdampak.

Di kampung tersebut terdapat sekitar 15 rumah yang berada di bawah tebing tanah, sehingga seluruh penghuninya terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga dan kerabat terdekat.

Selain itu, longsor juga menimbun jalan desa sehingga mengganggu aktivitas warga. Bencana tersebut turut berdampak terhadap sektor pertanian.

Material longsoran menimpa saluran irigasi panjangnya hampir lima kilometer, selain tertimbun juga saluran irigasi jebol,” pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.