AIS Kolaborasi dengan ZTE untuk Bangun Jaringan 5G Berkecepatan Tinggi Pertama di Thailand
"ZTE, sebagai pemimpin 5G global, sangat meyakini bahwa 5G mendorong perkembangan industri vertikal dan transformasi digital di segala sektor," jelas Xu Ziyang, CEO, ZTE Corporation. "Kami akan terus berinovasi dalam solusi teknis dan aplikasi 5G, serta berkolaborasi dengan AIS untuk mengeksplorasi potensi masif dari jaringan 5G di era ekonomi digital."
AIS kini menjadi satu-satunya penyedia layanan yang terus memperluas jaringan 5G hingga meliputi 77 provinsi di Thailand, atau menjangkau 78% penduduk negara ini. Cakupan layanan ini akan bertambah menjadi 85% tahun ini. Demi mencapainya, AIS berkolaborasi dengan mitra-mitra kelas dunia seperti ZTE untuk mengembangkan inovasi.
Pada Maret 2022, AIS, Qualcomm, dan ZTE meluncurkan "5G NR-DC" (New Radio Dual Connectivity) yang pertama di dunia dalam segmen 2.6GHz dan 26GHz. Solusi ini bahkan mencapai peak downlink speed 8,5 Gbps dan peak uplink speed 2,17 Gbps dengan satu perangkat seluler. Sebagai bagian dari kemitraan ini, kolaborasi ZTE-AIS akan menggabungkan dua pita frekuensi 5G penting, yakni Sub-6 dan 5G mmWave. Tujuannya, meningkatkan kapasitas jaringan 5G di Thailand dan memperluas bidang aplikasi 5G.
Di sisi lain, pada Mei 2021, AIS, ZTE, dan Suranaree University of Technology berkolaborasi dalam uji coba "5G Smart Factory". Fasilitas ini membekali SDM dengan keahlian AI, Cloud, IoT, VR, dan AR. Lalu, keahlian tersebut dapat diterapkan untuk mengembangkan berbagai solusi di sektor manufaktur, khususnya di kawasan Timur Laut Thailand.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!