Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Air Pasang Laut Rendam Pemukiman Warga Pesisir di Indramayu

Desi Rossilawati
Rabu, 29 Januari 2025 | 13:00 WIB
Bagikan
Air Pasang Laut Rendam Pemukiman Warga Pesisir di Indramayu

VISI.NEWS | INDRAMAYU - Kawasan pemukiman warga di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dilanda banjir air pasang laut atau rob pada Rabu (29/1/2025).

Terlihat dalam sebuah unggahan video yang beredar di media sosial, air laut yang pasang sehingga merendam pemukiman warga di pesisir pantai utara dengan disertai gelombang ombak.

Menurut informasi yang di himpun, ketinggian air mencapai lebih dari 1 meter, membuat warga memilih untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Banjir rob ini disebabkan oleh pasang laut dan intensitas curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari sebelumnya. Hal ini menyebabkan air laut masuk ke daratan dan menggenangi kawasan pemukiman warga.

Keterngan dari warga setempat, Sutrio mengatakan, curah hujan yang tinggi mengakibatkan air pasang di pesisir pantai naik dan memasuki pemukiman warga.

“Hujan dalam satu hari terakhir membuat air pasang di pesisir pantai dan masuk ke pemukiman warga sejak pagi hari,” kata Sutrio, dikutip dari keteranganya, Rabu (29/1/2025).

Akibat dari banjir rob ini, puluhan rumah terdampak, pemerintah desa setempat membantu warga yang terdampak banjir. Mereka mengamankan sejumlah barang berharga yang bisa diselamatkan dari rumah mereka. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.