Ahmad Suaedy: Pemilu 2024 Jangan Sampai Memunculkan Polarisasi di Masyarakat
“Para tim (pendukung) sudah mengerikan sekali, sudah ada yang mengarah kepada penghinaan kelompok. Kalau masalah ini, hanya pemimpin agama yang bisa mengatasi,” tuturnya. Kedepankan substansi Selain itu, Doktor Bidang Studi Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menilai, perdebatan yang terjadi di media sosial, yang melibatkan para pendukung calon, tidak memiliki substansi.
Masyarakat dan para pendukung tersebut hanya melihat soal tokoh dan partai semata. “Substansinya tidak ada, kita tidak tahu juga gambaran misalnya Prabowo menang jadi apa, Ganjar menang jadi apa, Anies menang jadi apa. Yang dipermainkan adalah soal identitas tadi, maka kita perlu masuk ke substansi,” katanya menegaskan.
Karena itu, menurut Ahmad Suaedy, dinamika yang terjadi pada Pemilu tahun 2024 harus mengedepankan substansi. Salah satunya terkait konsep keadilan Indonesia lima tahun ke depan. “Misalnya ada kesenjangan petani kota dan desa, petani dan industri, lalu bagaimana agar kehidupan petani kalaupun ada kesenjangan, bagaimana agar kesenjangan itu semakin dekat,” ucapnya.
Ahmad Suaedy mencontohkan, Pemilu Malaysia yang menampilkan gagasan dari masing-masing calon tahun 1970-an. Saat itu, Mahathir Mohamad menerbitkan buku tentang malikil ma atau afirmasi terhadap masyarakat melayu. “Nah di Indonesia seperti apa?” ungkapnya.
Kekhawatiran adanya polarisasi Pemilu 2024 juga sempat disampaikan oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. Menurutnya, Pemilu 2024 idealnya terbebas dari penggunaan politik identitas yang dapat menyebabkan polarisasi sosial. “Polarisasi Pemilu lalu, yang kemudian membawa isu-isu identitas, itu jangan sampai diulangi,” pinta Wapres belum lama ini.
Wapres berharap, Pemilu 2024 tidak membuat persaudaraan masyarakat Indonesia menjadi retak. Salah satu upayanya, kata Wapres, yaitu dengan adanya arahan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat.@mpa/nu.or.id
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!