Ahli Gizi Ungkap Manfaat Ceri untuk Penderita Diabetes
Buah Ceri./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Buah ceri dapat menjadi bagian dari pola makan bagi individu dengan kondisi pradiabetes maupun diabetes. Kandungan serat dan senyawa alami di dalamnya membuat ceri termasuk buah dengan indeks glikemik rendah sehingga tidak menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara drastis.
Ahli gizi Brittany Poulson, M.D.A., RDN, CDCES mengatakan, ceri dapat dikonsumsi sebagai bagian dari diet individu dengan pradiabetes maupun diabetes.
Menurut siaran Eating Well, Minggu (12/8/2026), Poulson menjelaskan bahwa ceri memiliki indeks glikemik rendah. Kondisi tersebut membuat konsumsi ceri tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang tinggi.
"Banyak orang berasumsi bahwa buah-buahan yang rasanya manis akan menyebabkan lonjakan gula darah yang besar, tapi ceri sebenarnya dianggap sebagai buah dengan indeks glikemik rendah, sebagian berkat serat, kandungan air, dan senyawa tumbuhan alami yang terkandung di dalamnya," katanya.
Ahli gizi olahraga Val Warner, M.S., RD, CSSD, CPT, juga mengatakan ceri memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah sebesar sumber karbohidrat lainnya.
"Anda mendapatkan semua rasa manis dan nutrisi tanpa fluktuasi gula darah yang drastis," katanya.
Kandungan Nutrisi Buah Ceri
Satu cangkir ceri dengan biji mengandung sekitar 22 gram karbohidrat. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 18 gram gula alami dan 3 gram serat.
Selain itu, buah ceri mengandung sejumlah antioksidan dan nutrisi, antara lain:
- Antosianin.
- Polifenol.
- Vitamin C.
- Beta-karoten.
Ahli gizi Michelle Routhenstein, M.S., RD, CDCES, CDN mengatakan, kandungan serat dan polifenol alami pada ceri dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan glukosa.
Kondisi tersebut dapat membuat peningkatan kadar gula darah berlangsung secara lebih bertahap setelah seseorang mengonsumsi ceri.
Sementara itu, Warner menyampaikan bahwa antosianin dalam buah ceri, berdasarkan penelitian, dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan. Kedua faktor tersebut berkaitan dengan pengaturan kadar gula darah.
Perhatikan Porsi Konsumsi Ceri
Meski memiliki indeks glikemik rendah, ahli gizi tetap menyarankan agar konsumsi ceri dilakukan dengan memperhatikan porsinya.
"Batasi porsi antara setengah hingga satu cangkir untuk menjaga beban karbohidrat tetap rendah," kata Routhenstein.
"Lebih dari itu, beban gula mulai bertambah, bahkan dengan buah yang memiliki indeks glikemik rendah," Warner menambahkan.
Routhenstein juga menyarankan untuk memilih ceri utuh dalam kondisi segar atau beku dibandingkan jus ceri maupun konsentrat ceri kering.
Ceri utuh memberikan volume makanan yang lebih banyak dan mengandung lebih sedikit karbohidrat per porsi dibandingkan jus ceri.
Untuk membantu menjaga kadar gula darah, ahli gizi juga menyarankan mengombinasikan ceri dengan sumber protein dan lemak sehat.
Poulson merekomendasikan ceri dipadukan dengan beberapa makanan, seperti yogurt saring gaya Yunani, keju, dan kacang-kacangan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!