Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026

Agung Yansusan : Anggaran Pengelolaan Sampah Besar, Kenapa Masih ada Pembakaran Sampah Sembarangan dan Menimbulkan Polemik

ED
Selasa, 16 Juli 2024 | 21:42 WIB
Bagikan
Agung Yansusan : Anggaran Pengelolaan Sampah Besar, Kenapa Masih ada Pembakaran Sampah Sembarangan dan Menimbulkan Polemik

VISI.NEWS | BALEENDAH - Anggota DPRD Kabupaten Bandung Agung Yansusan menegaskan bahwa Pembakaran sampah disembarang tempat di Itu dilarang. Pasalnya, dari pembakaran sampah tersebut beresiko untuk membuat lingkungan sekitar terkena ISPA dan asap yang ditimbulkan sampah ini lebih berbahaya dari pada asap rokok.

Hal ini merupakan tanggapan dari pemberitaan sebelumnya bahwa, ada sebanyak 15 warga komplek kharisma Baleendah terkena penyakit ISPA gara gara asap yang dikeluarkan dari pembakaran sampah yang berada di TPS Sukamukti Kecamatan Katapang.

"Pengelolaan TPS harus dikelola secara profesional apalagi sampai dibakar itu mah aduh apa fungsinya, anggaran pengelolaan besar kenapa masih terjadi pembakaran sampah sembarangan, dan tempat pembuangan sampah sementara seharusnya itu untuk dipilah jadi barang ekonomis dan diangkut residunya, menurut saya jadi ada kegagalan pengelolaan di sini," kata Agung, Selasa (16/7/2024).

Ia mengatakan bahwa sistem pengelolaan atau pemusnahan sampah bisa dengan cara membuang dan menumpuk sampah di lokasi cekung, dan memadatkannya, kemudian menimbunnya dengan tanah atau biasa disebut dengan metode (sanitary landfill).

Manajemen daerah diharuskan dan diarahkan untuk mengelola sampah melalui pemilahan di rumah-rumah dan pengangkutan residu sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA), karena metode tersebut ini yang paling aman untuk pengelolaan sampah.

"Cuma realitanya pengelolaan sampah di rumah-rumah belum maksimal, padahal anggaran yang digelontorkan untuk edukasi itu besar juga termasuk untuk pembuangan sampah sendiri kita masih numpang ke Kabupaten lain dan di Kabupaten lain juga menggunakan metode penumpukan sampah dan open damping, jadi PR kita masih banyak," ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa sejak awal dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung pemilu yang lalu, pihaknya sudah meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung untuk menjalankan rencana induk persampahan yang sudah mereka buat.

"Tetapi nyatanya agak keteteran untuk mengejar rencana induk pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung, katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.