Agar Tak Jadi Korban, Calon Pekerja Migran Dihimbau Ikuti Prosedur

ED
Rabu, 30 Agustus 2023 | 18:22 WIB
Bagikan
Agar Tak Jadi Korban, Calon Pekerja Migran Dihimbau Ikuti Prosedur

VISI.NEWS | CANGKUANG - Bekerja ke luar negeri tanpa mengikuti prosedur yang benar berisiko munculnya masalah di lokasi penempatan tenaga kerja. Oleh karena itu, para calon pahlawan devisa ini dihimbau untuk selalu mengikuti prosedur sebagaimana diarahkan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.

Demikian disampaikan oleh tiga pembicara Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Drs. H.U. Rukmana, M.Si., Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat Kombes Pol Mulia Nugraha dan Kepala Unit Pelayanan dan Perlindungan Anak (PPA) Polresta Bandung Ipda Asep Saepudin, S.H., pada Sosialisasi Penempatan Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Waroeng Mas Pry, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Rabu (30/8/2023). Acara yang diselenggarakan Disnaker Kab. Bandung bekerjasama dengan Komunitas Visi Inonong Bandung (VIB) dipandu oleh Plt. Pemred VISI.NEWS, Aep S. Abdullah.

Meski demikian, kata Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Drs. H.U. Rukmana, M.Si. lebih lanjut, pemerintah tetap berkewajiban melindungi pekerja migran baik yang prosedural maupun non prosedural. "Di Kabupaten Bandung dari 32 kasus yang dilaporkan pada kami pada periode Januari-Juli 2023, dan ke-32-nya bisa diselesaikan secara tuntas, semuanya berangkat ke luar negeri secara unprosedural, " ungkapnya.

Oleh karena itu, katanya, peran serta masyarakat sangat penting dalam menginformasikan mengenai penempatan PMI ini. "Dan, masyarakat juga bisa melaporkan kasus-kasus yang terkait dengan PMI ini," ucap Rukmana.

Senada, Kepala BP3MI Jawa Barat Kombes Pol Mulia Nugraha mengungkapkan bahwa para calon PMI harus lebih hati-hati dan memahami syarat administrasi untuk menjadi PMI. "Begitu juga dalam penempatan di negara tujuan. Sebelum berangkat harus dipastikan mau ditempatkan dimana," ungkapnya.

Sedangkan kepada tenaga migran yang sudah terlanjur bekerja di luar negeri dan mendapatkan masalah, BP3MI Jawa Barat tetap harus membantu mereka.

"Kita sudah siapkan ada layanan crisis center, Penanganan permasalahan PMI di negara penempatan, pelayanan kepulangan PMI ke daerah asal, memfasilitasi penjemputan jenazah PMI kalau sampai ada yang meninggal di luar negeri dan kepada mereka yang purna PMI disiapkan pelatihan kewirausahaan," paparnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.