Adab Seorang Khatib
Kedua, terlebih dahulu shalat sunnah dan kemudian duduk dengan khidmat. Seorang khatib setelah sampai dan memasuki masjid hendaknya melakukan salat sunnah sebelum duduk menunggu tibanya waktu salat Jumat dengan tidak berbincang-bincang dengan orang-orang di sekitarnya kecuali sangat terpaksa.
Ketiga, melangkah menuju mimbar dengan rasa terhormat seakan-akan hendak mengatakan sesuatu kepada Yang Maha Perkasa. Seorang khatib hendaknya merasa percaya diri dengan tugas yang dijalankan karena ia memang sedang melaksanakan tugas keagamaan yang sangat penting dan terhormat.
Keempat, naik ke tangga mimbar dan berdiri di mimbar dengan khusyu’ sambil berdzikir. Sesampai di mimbar, seorang khatib hendaknya berdiri dengan khusyu’ dan selalu mengingat Allah dengan bacaan-bacaan dzikir. Hal ini untuk membantu mengkondisikan suasana sakral karena khutbah tidak sama dengan pengajian umum yang bersifat bebas.
Kelima, berputar untuk menatap para hadirin dengan penuh konsentrasi dan kemudian segera beruluk salam kepada mereka agar mereka mendengarkan. Hal ini penting karena para jamaah hendaknya mendengarkan apa yang disampaikan khatib dengan baik. Seorang khatib dalam menyampaikan khutbahnya sebaiknya tidak ngelantur, apalagi keluar dari konteks.
Keenam, duduk untuk mendengarkan adzan dengan penuh rasa takut kepada Yang Maha Kuasa. Setelah beruluk salam khatib hendaknya duduk di kursi yang telah disediakan untuk mendengarkan adzan yang dikumandangkan oleh muadzin. Adzan tersebut hendaknya direspon oleh khatib dengan bacaan-bacaan tertentu secara lirih termasuk bacaan doa seusai adzan dikumandangkan.
Ketujuh, seusai adzan seorang khatib menyampaikan khutbahnya dengan sikap tawadhu’ dan tidak menunjuk dengan jari-jari. Seorang khatib sebaiknya tidak menunjukkan sikap sombong atau bahkan arogan baik yang tercermin dalam kata-kata maupun dalam bahasa tubuh. Oleh karena itu, penggunaan jari-jari untuk menunjuk sesuatu atau seseorang sebagaimana biasa dilakukan dalam orasi politik harus dihindari selama khutbah berlangsung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!