Adab Menjaga Lisan: Waktu-waktu yang Harus Dihindari untuk Berbicara
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 3 Agustus 2025 | 23:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Islam menempatkan adab berbicara sebagai bagian penting dari akhlak mulia. Dalam banyak ajaran, umat Islam diajarkan untuk menahan ucapan, terlebih pada waktu-waktu tertentu yang dinilai tidak tepat. Hal ini ditegaskan dalam surah Qaf ayat 18, bahwa setiap ucapan manusia senantiasa dicatat oleh malaikat pengawas.
Berikut ini adalah tiga waktu utama dalam Islam di mana berbicara secara eksplisit dilarang atau sangat tidak dianjurkan:
1. Saat Khutbah Jumat Berlangsung
Berbicara ketika khatib sedang menyampaikan khutbah Jumat dianggap tidak menghormati ibadah yang sedang berlangsung. Dalam 'Fikih Sunnah' karya Sayyid Sabiq disebutkan bahwa ulama sepakat, mendengarkan khutbah adalah kewajiban. Bahkan menegur orang lain agar diam pun bisa membuat keutamaan Jumat menjadi tidak sempurna. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang berbicara pada hari Jumat ketika imam sedang berkhutbah, maka dia seperti keledai yang membawa kitab. Dan orang yang berkata kepada orang lain, 'diamlah', maka Jumatnya tidak sempurna" (HR Ahmad dan Abu Daud)2. Saat Buang Hajat
Islam melarang berbicara ketika sedang buang air. Meskipun ada salam atau adzan terdengar, umat dianjurkan untuk diam selama berada di kamar kecil. Dalam hadis riwayat Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW sendiri tidak membalas salam ketika beliau sedang buang air kecil.3. Saat Menjalankan Salat
Berbicara dalam salat adalah tindakan yang bisa membatalkan ibadah. Pada masa awal Islam, para sahabat pernah berbicara dalam salat, hingga kemudian turun perintah Allah untuk berdiri khusyuk. Sejak saat itu, mereka dilarang berbicara di tengah salat. Ketiga waktu tersebut menunjukkan bagaimana Islam memuliakan momen ibadah dan menjaga kekhusyukannya. Ucapan yang keliru bisa mengganggu kekhusyukan bahkan membatalkan ibadah. Karena itu, menjaga lisan bukan hanya soal etika sosial, tetapi juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!