Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Persija Gagal Manfaatkan Peluang, Persib Nyaris Nambah Gol ke-3 4 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Persija Gagal Manfaatkan Peluang, Persib Nyaris Nambah Gol ke-3 4 Aug 2026

98 Tewas, 63 Hilang Setelah Filipina Dilanda Badai Tropis yang Sebabkan Banjir dan Longsor

ED
Selasa, 1 November 2022 | 19:21 WIB
Bagikan
98 Tewas, 63 Hilang Setelah Filipina Dilanda Badai Tropis yang Sebabkan Banjir dan Longsor

VISI.NEWS | FILIPINA - Filipina mengkonfirmasi pada hari Senin bahwa sedikitnya 98 orang tewas, 63 lainnya hilang akibat banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh badai tropis.

Enam puluh sembilan orang terluka saat badai tropis Nalgae menghantam Filipina selama akhir pekan, badan bencana nasional menambahkan.

Lebih dari 1,9 juta orang terkena dampaknya, termasuk sekitar 975.000 yang mengungsi. Lebih dari 309.000 tinggal di pusat-pusat evakuasi, kata badan tersebut.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengunjungi daerah-daerah yang dilanda banjir di Provinsi Cavite Senin, membawa pasokan bantuan tambahan. Dia menekankan perlunya evakuasi pencegahan sebelum badai untuk memastikan keselamatan warga.

“Langkah pengendalian banjir kami kewalahan oleh banjir,” katanya.

"Air meluap dari tanggul dan menggenangi kota-kota."

“Makanya saya terus mengingatkan badan-badan pengurangan risiko bencana bahwa yang paling penting dalam persiapan menghadapi badai adalah kita memiliki evakuasi preemptive,” tambahnya.

"Kita harus mendahului angin topan agar meskipun topan melanda suatu daerah, warga tidak menjadi korban."

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.