PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026

98 Tewas, 63 Hilang Setelah Filipina Dilanda Badai Tropis yang Sebabkan Banjir dan Longsor

ED
Selasa, 1 November 2022 | 19:21 WIB
Bagikan
98 Tewas, 63 Hilang Setelah Filipina Dilanda Badai Tropis yang Sebabkan Banjir dan Longsor

Anak-anak Filipina mengendarai sepeda di pemakaman yang banjir, Cavite, Filipina, 31 Oktober 2022. (EPA Photo) Anak-anak Filipina mengendarai sepeda di pemakaman yang banjir, Cavite, Filipina, 31 Oktober 2022. (EPA Photo)

Marcos Jr. sebelumnya menyesalkan tingginya korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Provinsi Maguindanao, menanyakan pihak berwenang mengapa penduduk tidak dievakuasi sebelum bencana.

Lima puluh tiga orang tewas berasal dari provinsi selatan Maguindanao, di mana banjir dan tanah longsor mengubur lebih dari 100 rumah. Dua puluh dua orang masih hilang di provinsi tersebut.

Sembilan belas tewas di wilayah Visayas Barat, sementara 12 tewas di provinsi Cavite, Laguna dan Batangas, tepat di selatan Manila. Empat belas kematian lainnya dilaporkan di provinsi timur dan selatan lainnya yang dilanda badai. Dua puluh sembilan orang dilaporkan hilang di wilayah Visayas Timur, kata badan bencana itu.

Nalgae diperkirakan akan pindah dari Filipina Senin malam, kata biro cuaca. Itu mengemas angin berkelanjutan maksimum 85 kph (52,82 mph) dan hembusan hingga 105 kph.

Kepulauan Filipina dilanda rata-rata 20 siklon tropis setiap tahun. @fen/sumber: afp/dailysabah.com

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.