Fraksi PKS DPRD Jabar Minta Pemerintah Koreksi Capaian Pembangunan Mesjid Agung Bogor

ED
Rabu, 3 November 2021 | 15:53 WIB
Bagikan
Fraksi PKS DPRD Jabar Minta Pemerintah Koreksi Capaian Pembangunan Mesjid Agung Bogor

VISINEWS |BANDUNG - Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar, Haru Suandharu, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mengkoreksi capaian 40 persen pembangunan Masjid Agung Bogor. Pasalnya pembangunan masjid raya tersebut, hanya tinggal satu setengah bulan lagi.

Demikian dikatakan Haru kepada VISI.NEWS, Rabu (3/11/21), menurutnya sisa waktu yang dianggap mepet tersebut di khawatirkan pembangunan Masjid Agung Kota Bogor, tidak akan selesai dibangun pada Desember sesuai dengan waktu yang sudah disepakati dalam SPK.

"Saya kira proses pembangunan Masjid Agung ini harus kita kawal bersama. Ini adalah uang rakyat, jangan sampai pemkot beserta Pemprov Jabar, kalah cepat membangun masjid dibandingkan masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, pemantauan atau pengawasan proyek Masjid Agung itu dilakukan secara bersamaan dengan DPRD Kota Bogor juga dengan Dinas Perumkim. Alhasil, pengawasan dilapangan bahwa pembangunan tersebut jauh dari selesai.

"Keterangan Kadis Perumkim Kota Bogor, waktu itu menyebutkan, pembangunn tersebut baru mencapai 40 persen, padahal dicanangkan harus selesai 100 persen pada bulan Desember," ungkap Haru.

Terakhir, ia mengkhawatirkan jika pembangunan tersebut molor, pasalnya proyek Masjid Agung tersebut sudah berjalan selama tiga tahun dan tidak kunjung selesai. Ditambah proyek tersebut di bantu oleh keuangan Pemprov Jabar di dua tahun anggaran.

"Proyek ini selalu gagal lelang, padahal ditahun 2016 pemprov sudah mengucurkan anggaran Rp. 48 miliar dan 2017 ditambah lagi Rp. 50 miliar, tapi pelaksanaan pembangunan tidak memuaskan progres pekerjaan," pungkasnya.@eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.