384 Anak 231 Perempuan Jadi Korban Tewas Banjir Pakistan
VISI.NEWS | PAKISTAN - Korban tewas bencana banjir di Pakistan terus bertambah pada hari Rabu (31/8). Lebih dari 1.160 nyawa melayang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (NDMA) mengatakan bahwa 1.162 orang, termasuk 384 anak-anak dan 231 wanita, tewas akibat banjir sejak pertengahan Juni.
Jumlah korban tewas diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang. Lebih dari 33 juta orang di sekitar 116 dari 160 distrik administratif Pakistan telah terkena dampak banjir, dengan sedikitnya 72 distrik dinyatakan sebagai daerah bencana.
Ratusan ribu orang saat ini hidup tanpa makanan, air bersih, tempat tinggal dan obat-obatan dasar.
Banjir menggenangi lebih dari 2 juta hektare lahan pertanian, menghancurkan tanaman kapas, beras, kurma, tomat, cabai dan sayuran lainnya.
Selain itu, lebih dari 730.000 ternak juga telah terbunuh sejauh ini oleh banjir yang mengamuk. Peternakan adalah sumber kehidupan bagi penduduk pedesaan dan sumber pendapatan bagi lebih dari 8 juta orang.
Air telah merusak lebih dari satu juta rumah, lebih dari 5.000 kilometer (3.100 mil) jalan, dan 243 jembatan, menurut laporan terbaru. Harga makanan dan sayuran di negara itu meroket setelah tanaman di ribuan hektare lahan hilang dalam beberapa pekan terakhir.
Situasi tersebut mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan mencabut larangan perdagangan dengan India dan mengizinkan impor sayuran dan bahan makanan lainnya, tetapi para pejabat gagal mengambil keputusan apa pun.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!