200 Ribu Buruh Padati Jakarta, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin May Day
Buruh demo menolak pemotongan upah 25% di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (21/3/2023)./visi.news/Bloomberg Technoz.
VISI.NEWS | JAKARTA - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, diperkirakan akan dihadiri lebih dari 200 ribu buruh dari berbagai daerah. Untuk mengantisipasi kepadatan, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas berskala besar.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengatakan pihaknya telah menyusun skema pengaturan arus kendaraan, termasuk jalur kedatangan peserta dari sejumlah wilayah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Lampung.
"Rekayasa yang sudah kami lakukan, kami sudah mengatur rute perjalanan, baik saudara kita datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, sampai dengan Lampung, kita sudah atur flow mengarah ke Monas, termasuk kantong-kantong parkir bus yang akan digunakan," kata Komarudin dalam keterangannya dikutip, Kamis (30/4/2026).
Berdasarkan data sementara, sekitar 200 ribu buruh diperkirakan akan memadati kawasan Monas. Selain itu, sejumlah kelompok buruh juga disebut akan menggelar kegiatan di beberapa titik lain di wilayah Jakarta.
"Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menginformasikan bahwa kemungkinan besok Jakarta akan cukup padat. Namun demikian, kami akan berupaya agar seluruh aktivitas bisa berjalan walau ada perlambatan," tambahnya.
Untuk mendukung mobilisasi massa, sekitar 4.000 bus diperkirakan akan masuk ke Jakarta. Mengingat momen ini bertepatan dengan libur panjang akhir pekan, potensi kepadatan lalu lintas dinilai semakin tinggi.
Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional, mulai dari pengalihan arus hingga penutupan sementara ruas jalan tertentu apabila terjadi kepadatan ekstrem di sekitar kawasan Monas.
Polda Metro Jaya juga menetapkan beberapa zona pemantauan untuk menentukan tingkat kepadatan lalu lintas. Zona hijau menandakan arus masih normal, sementara zona kuning menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan di sekitar Monas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!