15 Ikan Paling Enak di Asia Versi TasteAtlas 2026
Otoro Tuna./visi.news/pixabay.com.
VISI.NEWS - TasteAtlas kembali merilis daftar ikan yang dinilai memiliki cita rasa terbaik dan populer di kawasan Asia. Berdasarkan data yang tercantum di laman TasteAtlas hingga 5 Agustus 2026, terdapat 415 penilaian untuk daftar 15 ikan terbaik di Asia versi TasteAtlas 2026. Sebanyak 328 penilaian di antaranya telah diverifikasi oleh sistem.
Sebagai negara-negara yang memiliki wilayah pesisir luas serta beragam tradisi kuliner, Asia memiliki berbagai jenis ikan yang diolah menjadi hidangan khas. Ikan-ikan tersebut mulai dari yang disajikan di restoran kelas atas hingga menjadi menu sehari-hari masyarakat.
"Peringkat ini bertujuan untuk mempromosikan kuliner lokal yang berkualitas, menumbuhkan rasa bangga atas hidangan tradisional, dan memicu rasa penasaran untuk mencoba rasa-rasa baru," tulis TasteAtlas pada laman resminya dikutip, Sabtu (8/8/2026).
Dalam daftar tersebut, belum ada ikan asal Indonesia yang masuk dalam 15 besar. Daftar didominasi ikan dari Jepang, disusul sejumlah ikan dari China, India, Bangladesh, dan Filipina. Sementara itu, hanya satu jenis ikan dari kawasan Asia Tenggara yang masuk dalam daftar, yakni Bangus dari Filipina.
Berikut daftar 15 ikan terbaik di Asia versi TasteAtlas 2026:
1. Otoro Tuna (Jepang)
Otoro merupakan bagian perut tuna sirip biru yang dikenal sebagai bagian paling berlemak, langka, dan mahal. Teksturnya sangat lembut hingga terasa lumer di mulut. Otoro umumnya disajikan sebagai sashimi atau nigiri.
2. Akami Tuna (Jepang)
Berbeda dengan otoro, akami merupakan bagian daging tuna yang memiliki kadar lemak lebih rendah dan paling umum ditemukan. Ikan ini memiliki harga yang relatif lebih terjangkau dengan cita rasa umami tuna yang kuat.
3. Chūtoro Tuna (Jepang)
Chūtoro merupakan potongan tuna dengan kandungan lemak sedang, berada di antara otoro dan akami. Potongan ini menawarkan perpaduan rasa gurih dan manis serta biasanya disajikan dalam hidangan khusus.
4. Unagi (Jepang)
Unagi merupakan sidat air tawar yang biasanya dipanggang dan disajikan dengan saus bercita rasa manis dan gurih. Ikan ini harus diolah dengan benar karena bagian tertentu mengandung racun alami.
5. Bangus (Filipina)
Bangus merupakan nama bandeng di Filipina. Ikan ini memiliki daging yang lembut dan menjadi salah satu ikan populer di negara tersebut. Bangus dapat diolah dengan berbagai cara, seperti digoreng, dibakar, atau dijadikan sup.
6. Ilish (Bangladesh)
Ilish merupakan ikan air tawar yang memiliki tekstur lembut. Telurnya bahkan dikenal dengan sebutan "kaviar tropis". Ikan ini menjadi salah satu bahan penting dalam kuliner Bengali dan dapat diolah dengan cara digoreng, dikukus, maupun dimasak dengan kuah berbumbu.
7. Cao Yu atau Grass Carp (China)
Cao yu atau grass carp merupakan ikan karper berukuran besar yang memakan tumbuhan air. Selain dikonsumsi sebagai bahan makanan sehari-hari, ikan ini juga dikenal membantu mengendalikan pertumbuhan gulma air.
8. Fugu (Jepang)
Fugu merupakan ikan buntal yang terkenal karena mengandung racun berbahaya. Ikan ini hanya boleh diolah oleh koki yang memiliki keahlian dan lisensi khusus. Fugu dapat disajikan dalam berbagai jenis hidangan.
9. Rohu (India)
Rohu merupakan ikan air tawar yang populer di Asia Selatan. Dagingnya lembut dengan cita rasa sedikit manis. Ikan ini kerap digunakan dalam hidangan kari maupun dibakar.
10. Nigorobuna (Jepang)
Nigorobuna merupakan jenis ikan mas liar yang berasal dari Danau Biwa, Jepang. Ikan ini dikenal sebagai salah satu bahan utama funazushi, makanan fermentasi khas Prefektur Shiga yang memiliki aroma dan rasa yang khas.
11. Guìyú atau Mandarin Fish (China)
Guìyú atau mandarin fish merupakan ikan air tawar yang populer dalam masakan China. Dagingnya berwarna putih, padat, sedikit manis, dan memiliki duri yang relatif sedikit. Ikan ini kerap digunakan dalam hidangan ikan kukus maupun masakan bercita rasa asam manis.
12. Karimeen (India)
Karimeen merupakan ikan khas perairan payau Kerala, India. Ikan ini dikenal memiliki daging yang gurih dan biasanya dimasak dengan berbagai rempah, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang.
13. Bombil atau Bombay Duck (India)
Bombil merupakan ikan laut bertubuh lunak yang populer di wilayah Maharashtra, India. Ikan ini biasanya dikeringkan atau digoreng hingga renyah dan disajikan sebagai camilan maupun pendamping nasi.
14. Hua Ping Yu atau Chinese Brill (China)
Hua ping yu atau Chinese brill merupakan jenis ikan pipih laut yang cukup dihargai dalam kuliner China. Ikan ini dikenal memiliki tekstur daging yang halus, lembut, dan sedikit manis, terutama ketika dimasak dengan cara dikukus.
15. Catla (India)
Catla merupakan ikan karper sungai berukuran besar yang populer di Asia Selatan. Ikan ini memiliki kepala berukuran besar dan bagian tersebut dikenal kaya rasa. Catla sering digunakan sebagai bahan dalam berbagai hidangan kari.
Cara TasteAtlas Menentukan Peringkat
TasteAtlas menjelaskan bahwa peringkat tersebut dibuat berdasarkan penilaian dari audiens. Sistem yang digunakan dirancang untuk mengenali pengguna asli dan mengabaikan penilaian yang dianggap berasal dari bot.
Sistem tersebut juga berupaya mengurangi bias lokal maupun nasional serta memberikan bobot lebih besar kepada pengguna yang dinilai memiliki pengetahuan mengenai kuliner.
Dengan metode tersebut, TasteAtlas menyusun daftar ikan yang dinilai paling enak dan populer di kawasan Asia. Namun, hingga daftar tersebut dirilis, tidak ada satu pun ikan asal Indonesia yang masuk dalam daftar 15 besar ikan terbaik di Asia versi TasteAtlas 2026.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!